Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Komando Distrik Militer (Kodim) 0409/Rejang Lebong, Bengkulu, akan membangun empat Jembatan Perintis Garuda tersebar dalam beberapa kecamatan di wilayah Kabupaten Rejang Lebong.
Komandan Kodim (Dandim) 0409/Rejang Lebong Letkol Inf. Agung Lewis Oktorada pada kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Air Merah, Kecamatan Curup Tengah, Jumat, mengatakan, sebelumnya empat jembatan itu terputus akibat terkena tanah longsor pada Maret 2026 lalu.
"Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Kabupaten Rejang Lebong ini selain di Desa Air Merah, juga akan dilaksanakan di Desa Dusun Sawah, Kecamatan Curup Utara. Kemudian di Kelurahan Simpang Nangka, Kecamatan Selupu Rejang, dan di Desa Pahlawan, Kecamatan Curup Utara," katanya saat acara peresmian peletakan batu pertama yang dilakukan secara daring serentak se Provinsi Bengkulu yang dipimpin Danrem 041 Garuda Emas (Gamas) Brigjen TNI Jatmiko Aryanto.
Dia menjelaskan, untuk panjang dan lebar jembatan ini satu dengan lainnya berbeda-beda, di mana untuk pembangunan Jembatan Perintis Garuda Desa Air Merah akan dibangun dengan bentang sepanjang 9 meter dan lebar 5 meter menggunakan konstruksi beton balok T.
Sebelum dilakukan pembangunan permanen pihaknya, kata dia, telah membangun jembatan darurat untuk lalu lintas kendaraan jenis roda dua bagi masyarakat Desa Air Merah yang akan menuju ke kebun maupun desa-desa lainnya.
Menurut dia, pembangunan Jembatan Perintis Garuda Desa Air Merah ditargetkan bisa selesai dalam dua bulan ke depan. Pelaksanaan pembangunannya akan dilakukan oleh anggota TNI bersama dengan warga setempat.
Asisten I Setdakab Rejang Lebong Bobby Harpa Santana yang hadir dalam kegiatan ini, memberikan apresiasi kepada TNI atas dukungan dan sinergi yang diberikan dalam pembangunan infrastruktur di Kabupaten Rejang Lebong.
"Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Desa Air Merah ini merupakan program TNI yang dilaksanakan Kodim 0409/Rejang Lebong, sehingga nantinya jembatan ini bisa kembali digunakan masyarakat," kata Bobby.
Diterangkan Bobby, sebelumnya Pemkab Rejang Lebong telah menyiapkan rencana pembangunan jembatan Desa Air Merah yang terkena bencana alam pada Maret 2026 lalu. Kondisi jembatan ini juga sempat ditinjau oleh Wakil Gubernur Bengkulu, Mian.
Dia berharap pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Kabupaten Rejang Lebong bisa cepat selesai sehingga akses transportasi masyarakat baik untuk mengangkut hasil pertanian maupun lalu lintas orang bisa tidak lagi terkendala.
Pewarta: Nur MuhamadUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.