Kota Bengkulu (ANTARA) - Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) memfasilitasi dan mendampingi para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di wilayah Provinsi Bengkulu untuk mendapatkan akses pendanaan yang aman, legal, dan didukung oleh pemerintah.

Untuk itu, Kanwil DJPb Bengkulu melakukan sosialisasi kepada para pelaku UMKM dan penyalur modal resmi pemerintah terkait kemudahan akses pembiayaan, sebab pemerintah sesuai dengan tema yaitu pemberdayaan UMKM Tahun 2026 yang difokuskan pada pendampingan untuk peningkatan kapasitas usaha.

"Kanwil DJPb Bengkulu hadir sebagai sahabat UMKM di daerah, banyak pelaku usaha yang selama ini ragu meminjam modal di lembaga formal karena khawatir dengan proses yang rumit atau syarat agunan yang memberatkan, padahal UMKM adalah penggerak utama perekonomian daerah yang layak mendapatkan dukungan penuh," kata Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) DJPb Bengkulu Mohamad Irfan Surya Wardhana di Kota Bengkulu, Senin.

Untuk itu, dirinya meminta kepada seluruh masyarakat agar menjauhi jeratan rentenir atau pinjaman ilegal, dan mulai mengoptimalkan program pembiayaan resmi yang profesional dan bebas biaya pengajuan.

Di sisi lain, Kepala Area PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Kota Bengkulu Rahma Yulisa mengatakan melalui program PNM Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) yang dirancang khusus untuk perempuan yang memiliki usaha produktif yang menawarkan sejumlah kemudahan.

Seperti pemberian akses pembiayaan mulai dari Rp2 juta hingga Rp10 juta yang diberikan tanpa agunan, penerapan sistem tanggung renteng (berkelompok) yang mengedepankan semangat gotong royong, kebersamaan, dan kedisiplinan antaranggota.

Kemudian, nasabah tidak hanya diberikan modal, tetapi juga mendapatkan pendampingan usaha berkelanjutan, pendidikan karakter, serta perlindungan asuransi jiwa dan lainnya.

Irfan berharap dengan adanya sinergi dan fasilitas yang diberikan perbankan kepada pelaku UMKM di Provinsi Bengkulu agar dapat menghapus mitos bahwa meminjam modal itu sulit dan dengan tersedianya pembiayaan yang mudah diakses dan pendampingan yang berkelanjutan, maka saatnya UMKM se-Bengkulu raya bangkit, memperluas jangkauan usahanya, dan menjadi pahlawan ekonomi yang mandiri dan berdaya saing.



Pewarta: Anggi Mayasari
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026