Kota Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu menyiapkan dana sebesar Rp2,6 miliar dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2026 untuk melanjutkan revitalisasi Pasar Barukoto I.

Revitalisasi lanjutan Pasar Barukoto I tersebut dilakukan guna menjadikan kawasan tersebut menjadi pusat wisata kuliner modern yang bersih, rapi, dan estetik di Kota Bengkulu.

"Kami berkomitmen penuh untuk mewujudkan infrastruktur yang representatif bagi warga kota. Revitalisasi Pasar Barukoto I ini tidak hanya sekadar memperbaiki bangunan fisik, melainkan menyulap menjadi sentra ekonomi baru berkonsep modern. Fokus kami adalah memastikan kenyamanan bagi pedagang dan pembeli dengan fasilitas yang bersih, sistem drainase yang baik, serta area parkir yang jauh lebih luas," Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bengkulu Noprisman di Bengkulu, Rabu.

Pembangunan tersebut dilakukan sebagai realisasi janji Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi dan Wakil Wali Kota Bengkulu Ronny PL Tobing untuk mengembalikan kejayaan ekonomi lokal di area bersejarah di wilayah tersebut.

Ia menyebut bahwa pengerjaan fisik kali ini akan berfokus pada peningkatan fasilitas perdagangan yang lebih layak serta penguatan infrastruktur penunjang di sekitar pasar.

Nantinya pusat kuliner modern tersebut akan menampung para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) khas Bengkulu, dengan wajah baru yang lebih tertata, kawasan Kota Tua diharapkan dapat kembali hidup dan menjadi magnet pertumbuhan ekonomi baru yang berdaya saing tinggi.

Sebelumnya, Pemkot Bengkulu mencanangkan Pasar Barukoto sebagai sentra kuliner dan busana guna memperkuat dan meningkatkan perekonomian di wilayah tersebut.

Hal tersebut dilakukan sebab lokasi Pasar Barukoto merupakan pasar tradisional Kota Bengkulu berada di dekat objek wisata Benteng Marlborough, sehingga dapat menjadi lokasi yang strategis untuk meningkatkan perekonomian di wilayah tersebut.

Selain dekat dengan Benteng Marlborough, Pasar Barukoto juga dekat dengan wisata Kampung China dan Pantai Malabero sehingga dapat menjadi sentra kuliner yang gampang dan mudah diakses oleh wisatawan yang berkunjung.

Sebab, Pemkot Bengkulu menganggarkan dana sebesar Rp7,6 miliar dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2025 untuk merevitalisasi Pasar Barukoto I dan Barukoto II di wilayah tersebut.

Anggaran sebesar Rp7,6 miliar tersebut dengan rincian revitalisasi Pasar Barukoto I dengan dana Rp2,8 miliar dan Pasar Barukoto II sebesar Rp4,8 miliar.

"Revitalisasi baru Pasar Barukoto ini kita rancang lebih bersih, lebih terang dan kita cat ulang serta parkiran yang sekarang akan kita perbaiki dan perluas agar masyarakat Bengkulu nyaman belanja di pasar," ujar Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi.



Pewarta: Anggi Mayasari
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026