Kota Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melakukan pemetaan dan penataan lokasi parkir kendaraan roda dua dan empat untuk mendukung kegiatan Festival Tabut 2026 di kawasan Pantai Panjang.
"Kami ingin memastikan masyarakat dapat menikmati Festival Tabut dengan nyaman. Karena itu, pengaturan parkir harus dilakukan secara terencana agar tidak menimbulkan kemacetan maupun gangguan terhadap pengguna jalan lainnya," kata Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bengkulu Noni Yuliesti di Bengkulu, Sabtu.
Pemetaan sejumlah tempat titik untuk kantong parkir resmi selama Festival Tabut, kata dia, untuk memastikan aktivitas pengunjung tetap nyaman, tanpa mengganggu arus lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan.
Ia menyebut penentuan lokasi parkir berdasarkan hasil survei lapangan dengan mempertimbangkan kapasitas lahan, akses masuk dan keluar kendaraan, serta keamanan pengunjung.
Ia menjelaskan pemkot memastikan tidak memberi ruang bagi praktik parkir liar yang berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas dan mempersempit badan jalan di lokasi Festival Tabut.
"Kami ingin seluruh kendaraan parkir di lokasi yang telah ditentukan. Dengan demikian, lalu lintas tetap lancar dan masyarakat merasa aman saat menghadiri kegiatan," katanya.
Pemkot Bengkulu juga akan membatasi penggunaan bahu jalan sebagai area parkir. Kendaraan tidak diperbolehkan parkir di kedua sisi jalan secara bersamaan karena dapat mengurangi kapasitas jalan sehingga memicu kemacetan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, Pemkot Bengkulu telah menyiapkan dua zona utama kantong parkir, yaitu di kawasan belakang Bengkulu Indah Mall (BIM) hingga depan Mie Bangladesh yang akan difokuskan untuk kendaraan roda dua, sedangkan kendaraan roda empat diarahkan menggunakan area parkir di kompleks BIM.
Noni menerangkan zona kedua disiapkan di sepanjang kawasan mulai dari sekitar Gedung Dekranasda hingga Simpang Tiga Berkas. Area tersebut akan digunakan menampung kendaraan roda dua dan empat selama festival.
"Kami tidak ingin mengejar pendapatan semata. Yang lebih penting adalah masyarakat bisa menikmati Festival Tabut dengan aman, nyaman, dan tanpa hambatan lalu lintas yang berarti," ujar dia.
Pewarta: Anggi MayasariUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.