Kota Bengkulu (ANTARA) - Menjelang pertandingan fase grup Piala AFF 2026 antara Timnas Indonesia dan Vietnam pada 3 Agustus, media olahraga Vietnam menjadi sorotan warganet Indonesia setelah mengunggah prediksi susunan pemain Indonesia.
Akun Instagram @thethao247_vn mengunggah prediksi susunan pemain Timnas Indonesia dengan menampilkan bendera Belanda di bawah nama sejumlah pemain naturalisasi atau pemain keturunan.
Dalam unggahan tersebut, Thethao247 menyebut Indonesia tetap memiliki kekuatan besar meski diperkirakan menurunkan "tim B" karena masih diperkuat lebih dari 10 pemain naturalisasi.
"Walaupun hanya Team B, Indonesia masih membawa lebih dari 10 pemain alami berkualitas tinggi ke ASEAN Cup," tulis akun tersebut dalam unggahan yang diunggah pada Senin (27/7).
Unggahan itu menampilkan bendera Belanda di bawah nama Sandy Walsh, Eliano Reijnders, Ivar Jenner, Thom Haye, Shayne Pattynama, dan Marc Klok. Sementara itu, Mathew Baker ditampilkan dengan kombinasi bendera Indonesia dan Australia.
Media tersebut memprediksi susunan pemain Indonesia terdiri atas Nadeo Argawinata sebagai penjaga gawang; Sandy Walsh, Rizky Ridho, dan Shayne Pattynama di lini belakang; Eliano Reijnders, Ivar Jenner, Marc Klok, serta Dimas Pamungkas di lini tengah; serta Beckham Putra Nugraha, Mathew Baker, dan Thom Haye di lini depan.
Baca juga: Reza Arap capai rekor live streaming global saat siarkan ASEAN Championship Indonesia vs Kamboja dengan 1,2 juta penonton
Baca juga: Mitchell Baker bangga cetak hattrick dalam debut timnas
Thethao247 juga memberikan penilaian terhadap para pemain dalam prediksinya. Sandy Walsh memperoleh nilai 8,8, sedangkan Mathew Baker dan Thom Haye masing-masing diberi nilai 10 setelah diprediksi mencetak hattrick.
Sementara itu, Nadeo Argawinata memperoleh nilai 6,5, Rizky Ridho 7,0, Shayne Pattynama 6,5, Eliano Reijnders 7,3, Ivar Jenner 6,8, Marc Klok 6,8, Dimas Pamungkas 7,0, dan Beckham Putra Nugraha 6,6.
Pewarta: Vonza Nabilla SuryawanEditor : Anom Prihantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.