Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, mendorong perluasan pengembangan Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kaba tidak hanya sebatas jalur pendakian tetapi juga menyasar potensi wisata dirgantara, olahraga petualangan, ekowisata, hingga agrowisata.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rejang Lebong Hendri Praja di Rejang Lebong, Jumat, mengatakan upaya pengembangan tersebut dilakukan bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan sukarelawan (volunteer) dengan tetap memperhatikan kewenangan kawasan serta aspek konservasi.
"Kita ingin sektor wisata ini bisa memberikan perubahan ekonomi yang signifikan bagi masyarakat, juga menjadi salah satu sektor yang bisa menekan angka pengangguran di daerah," kata Hendri usai menerima audiensi Pokdarwis dan sukarelawan Bukit Kaba.
Dia menjelaskan salah satu potensi yang mulai dijajaki yakni wisata paralayang. Komite Paralayang Indonesia (KPI) Kabupaten Rejang Lebong sebelumnya telah melakukan uji coba penerbangan dari kawasan puncak Bukit Kaba menuju Desa Sumber Urip dan menyimpulkan kawasan tersebut layak dikembangkan.
Namun, ia mengatakan lantaran TWA Bukit Kaba berada di bawah kewenangan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Bengkulu, pemkab akan membangun komunikasi lanjutan dengan BKSDA untuk tata kelola pengembangan kawasan tersebut.
Selain kawasan puncak, pengembangan juga diarahkan pada desa-desa penyangga di kaki gunung, termasuk Desa Sumber Urip, yang memiliki potensi pertanian dan kearifan lokal untuk konsep ekowisata dan agrowisata.
Sementara itu, untuk persiapan Pokdarwis Bukit Kaba dijadwalkan melakukan studi banding mandiri ke kawasan Gunung Kerinci pada bulan depan guna mempelajari tata kelola pendakian dan pengembangan potensi wisata lokal.
"Kita berharap bisa membawa banyak hasil dari studi banding tersebut, termasuk bagaimana pengembangan wisata paralayang," ujar Hendri.
Ketua Pokdarwis Bukit Kaba Yulian Adi Pratama mengatakan kesiapannya untuk mendukung penuh program pemda dalam mengoptimalkan ragam potensi wisata di TWA Bukit Kaba.
"Kami siap mendukung program pemerintah daerah. Kami berharap dukungan penuh dari pemda terhadap pengelolaan kawasan TWA Bukit Kaba yang selama ini sudah berjalan bersama teman-teman sukarelawan," kata Adi.
Pewarta: Nur MuhamadUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.