Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, akan mengadakan perhelatan Gebyar Semarak Merah Putih di Lapangan Dwi Tunggal Curup selama 10 hari, terhitung pada 1 hingga 10 November 2026.

"Hari ini kami melakukan rapat finalisasi terkait rencana acara Gebyar Semarak Merah Putih yang Insya Allah akan dilaksanakan pada 1 hingga 10 November 2026 di Lapangan Dwi Tunggal Curup," kata Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rejang Lebong Hendri Praja di Rejang Lebong, Selasa.

Baca juga: Pemkab Rejang Lebong larang warga buka areal pertanian dengan cara membakar

Dia menjelaskan, rangkaian kegiatan Gebyar Semarak Merah Putih bakal diisi dengan beragam agenda seni, budaya, dan olahraga yang berlangsung setiap hari.

Sejumlah kegiatan yang tengah dipersiapkan ini, kata dia, di antaranya lari 5K dan 10K, fun walk atau fun run, pertunjukan sound horeg, pertunjukan seni tradisional kuda kepang, trail adventure, road race, atraksi drumband, hingga turnamen mini soccer tingkat Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

Menurut dia, keberagaman agenda tersebut diharapkan dapat menarik minat masyarakat dari berbagai daerah untuk datang dan menikmati hiburan di Kabupaten Rejang Lebong.

Baca juga: Dispar Rejang Lebong motivasi 27 desa wisata tingkatkan kreativitas

Selain menyajikan hiburan, Pemkab Rejang Lebong menargetkan kegiatan ini mampu memberikan dampak berganda (multiplier effect) bagi perekonomian daerah.

"Kami berharap hadirnya Gebyar Semarak Merah Putih ini mendapatkan multiplier effect. Salah satunya UMKM hidup, hotel penuh, dan pendapatan asli daerah (PAD) masuk ke Kabupaten Rejang Lebong," ujarnya.

Pihaknya optimistis ajang tersebut dapat mendatangkan sekitar 5.000 hingga 10.000 pengunjung setiap hari. Dengan demikian, akumulasi jumlah kunjungan selama 10 hari pelaksanaan diproyeksikan mencapai 100 ribu orang.

Baca juga: Bupati Rejang Lebong ajak pelajar kembangkan kreativitas seni musik

"Jika dalam 10 hari bisa mencapai 100 ribu pengunjung dan satu orang berbelanja Rp100 ribu, artinya ada sekitar Rp10 miliar perputaran uang di Kabupaten Rejang Lebong. PAD tentu bertambah dari sektor perhotelan, UMKM, retribusi parkir, hingga restoran," kata Hendri.

Guna menyukseskan perhelatan tersebut, ia meminta doa dan dukungan seluruh elemen masyarakat Rejang Lebong agar persiapan yang dilakukan dalam dua bulan ke depan berjalan matang dan memberikan manfaat nyata bagi daerah.



Pewarta: Nur Muhamad
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026