Jakarta (ANTARA) - Sepuluh pemain Timnas Indonesia berhasil tahan imbang Malaysia 0-0 dalam pertandingan kedua Divisi 1 Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada Senin malam WIB
Maarten Paes tampil brilian saat menjaga gawang Indonesia tetap tidak kebobolan meskipun Thom Haye harus keluar dari lapangan karena diganjar kartu merah.
Hasil imbang membuat posisi kedua tim di klasemen sementara tidak berubah. Malaysia tetap berada di puncak dengan empat poin, unggul produktivitas gol atas Indonesia yang juga mengoleksi empat poin.
Baca juga: Thom Haye kartu merah, Indonesia vs Malaysia imbang tanpa gol pada babak pertama
Pertandingan berlangsung dalam tensi tinggi sejak awal. Indonesia sempat unggul pada menit ke-4 setelah Justin Hubner mencetak gol. Namun, gol tersebut dianulir karena terjadi pelanggaran sebelum bola masuk ke gawang.
Malaysia kemudian lebih efektif dalam membangun serangan, terutama melalui sisi sayap. Pada menit ke-16, Faisal Halim mengirim umpan kepada Bergson yang berlari ke kotak penalti. Tapi, penyerang Malaysia tersebut gagal menjangkau bola.
Paes mulai mendapat ujian pada menit ke-29. Arif Aiman melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, tetapi kiper Indonesia itu mampu menangkap bola dengan baik.
Petaka kemudian menghampiri Indonesia pada menit ke-35. Haye awalnya mendapat kartu kuning setelah melakukan pelanggaran terhadap Arif Aiman.
Baca juga: Pelupessy berharap pendukung penuhi stadion saat lawan Malaysia pada FIFA ASEAN Cup
Wasit Ko Hyungjin kemudian meninjau insiden tersebut melalui VAR. Setelah melihat tayangan ulang, keputusan berubah. Haye mendapat kartu merah langsung dan Indonesia harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-37.
Meski kehilangan satu pemain, Indonesia hampir membuka keunggulan menjelang turun minum. Dean James melepaskan tembakan yang masih bisa ditepis kiper Malaysia.
Elkan Baggott kemudian mendapat peluang melalui sundulan yang hanya membentur tiang gawang. Babak pertama pun berakhir 0-0.
Pewarta: Hendri Sukma IndrawanUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.