Bengkulu (ANTARA) - Wakil Gubernur Bengkulu Mian mendorong guru di Provinsi Bengkulu adaptif dan meningkatkan kemampuan memanfaatkan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), dalam proses pembelajaran.

“Pemahaman terhadap teknologi informasi dan AI menjadi penting. Karena itu, PGRI Bengkulu meluncurkan PGRI Power dengan tujuan agar para guru dapat menguasai teknologi dan memanfaatkan AI dalam proses pembelajaran,” kata Mian di Bengkulu, Rabu.

Menurut dia perkembangan teknologi menuntut guru tidak hanya mengandalkan pola pembelajaran konvensional. Kemampuan memanfaatkan teknologi perlu ditingkatkan agar proses pembelajaran dapat menyesuaikan dengan perkembangan pendidikan.

Dia mengatakan pemanfaatan teknologi, termasuk AI, dapat menjadi bagian dari perubahan pembelajaran konvensional menuju pembelajaran berbasis teknologi.

"Dari pembelajaran konvensional menuju pembelajaran berbasis teknologi, sehingga dapat kita terapkan dengan baik. Bengkulu harus sejajar dengan provinsi lain dalam penguasaan teknologi," ucapnya.

Mian mengatakan peningkatan kemampuan guru dalam teknologi perlu berjalan bersama dengan dukungan terhadap sarana dan prasarana pendidikan.

ia menambahkan, pemerintah daerah terus melakukan pembenahan fasilitas pendidikan untuk mendukung proses belajar mengajar.

“Pak gubernur tentunya akan membuat skema terhadap sarana dan prasarana pendidikan. Kalau pemerintah daerah mengalami keterbatasan, Pemerintah Pusat juga sudah menyiapkan berbagai dukungan untuk dunia pendidikan," kata Mian.

Ketua PGRI Provinsi Bengkulu Haryadi mengatakan organisasi akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam menjalankan program yang berkaitan dengan pengembangan kompetensi guru.

"Kami dari organisasi menyampaikan apresiasi atas segala dukungan Pemprov terhadap PGRI Power. Kami akan terus berkoordinasi dan bersinergi dalam menjalankan program-program organisasi," ujar Haryadi.



Pewarta: Boyke Ledy Watra
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026