Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Komando Distrik Militer (Kodim) 0409/Rejang Lebong mendistribusikan bantuan air bersih bagi warga Desa Pal Batu, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, yang mengalami krisis air akibat dampak musim kemarau.
Komandan Kodim (Dandim) 0409/Rejang Lebong Letkol Inf Agung Lewis Oktorada saat dihubungi di Rejang Lebong, Rabu, mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan langkah tanggap darurat atas laporan masyarakat yang sumurnya mengering sejak beberapa pekan terakhir.
Baca juga: Pemkab Rejang Lebong dorong modernisasi pertanian lewat metode PM-AAS
"Pendistribusian bantuan air bersih ini dilakukan oleh personel Kodim 0409/Rejang Lebong untuk membantu warga Desa Pal Batu dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari," kata Agung.
Dia menjelaskan, aksi kemanusiaan tersebut merupakan wujud kepedulian dan pengabdian prajurit TNI kepada masyarakat di wilayah binaan guna meringankan beban warga yang sebelumnya harus menempuh jarak jauh ke sumber air atau membeli air kemasan galon.
Selain penanganan darurat, kata dia, Kodim 0409/Rejang Lebong yang membawahi wilayah Kabupaten Rejang Lebong, Kepahiang, dan Lebong tersebut juga telah merampungkan pembangunan 15 titik sumur bor sebagai solusi jangka panjang penanganan krisis air bersih.
Baca juga: 10.469 kendaraan di Rejang Lebong manfaatkan program pemutihan pajak
Khusus di Kabupaten Rejang Lebong, fasilitas sumur bor tersebut berlokasi di beberapa titik strategis, di antaranya Desa Karang Baru (Kecamatan Sindang Beliti Ulu), Kelurahan Talang Rimbo Baru, Desa Seguring, serta Desa Kota Pagu (Kecamatan Curup Tengah).
"Pembangunan 15 titik sumur bor ini telah rampung 100 persen dan sudah dimanfaatkan oleh masyarakat. Setiap satu titik sumur bor diperkirakan mampu menyuplai kebutuhan air bersih untuk sekitar 100 kepala keluarga," ujar Agung.
Dia berharap fasilitas sarana air bersih yang dibangun ini agar dapat dijaga dan dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, terutama saat memasuki musim kemarau dan mengantisipasi dampak fenomena El Nino.
Pewarta: Nur MuhamadUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.