Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong, Provinsi Bengkulu menyiapkan anggaran sebesar Rp2,8 miliar untuk program pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di wilayah itu.
Bupati Lebong Azhari saat dihubungi di Lebong, Sabtu, mengatakan penyiapan anggaran pemasangan LPJU tersebut guna menyukseskan program "Lebong Terang dan Menyala" tahap kedua.
Baca juga: Pemkot Bengkulu pasang 450 unit lampu penerangan jalan umum
"Pemkab Lebong telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,8 miliar dalam APBD Kabupaten Lebong tahun 2026 khusus untuk pengadaan serta pemasangan LPJU," kata dia.
Dia menjelaskan, program pemasangan LPJU tersebut untuk meningkatkan keamanan lingkungan dan kenyamanan masyarakat yang akan beraktivitas pada malam hari.
"Pada tahap kedua ini, pemasangan LPJU dilaksanakan dalam wilayah Kecamatan Amen, Kecamatan Lebong Tengah dan Kecamatan Lebong Sakti menuju ke Kecamatan Bingin Kuning," terangnya.
Menurut dia, program pemasangan LPJU tahap kedua ini ditargetkan bisa memasang lebih dari 200 titik, pada jalan-jalan strategis dalam Kabupaten Lebong.
Baca juga: Pemkab Rejang Lebong pasang 110 unit lampu penerangan jalan umum
Pemasangan ratusan LPJU itu sendiri, tambah dia, akan dilaksanakan secara bertahap, dengan fokus kegiatan terlebih dahulu dalam empat kecamatan yakni Amen, Lebong Tengah, Lebong Sakti dan Kecamatan Bingin Kuning.
"Program pemasangan LPJU ini kita laksanakan secara bertahap, untuk tahap kedua ini meliputi Kecamatan Amen, Lebong Tengah, Lebong Sakti dan Kecamatan Bingin Kuning," ujarnya.
Dia berharap, dengan adanya program pemasangan lampu jalan baru ini dapat menekan angka kriminalitas jalanan maupun kecelakaan lalu lintas. Untuk itu warga diminta untuk menjaga dan merawatnya sehingga bisa bertahan lama dan memberikan manfaat kepada masyarakat di wilayah itu.
Pewarta: Nur MuhamadUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.