Tabang Bawah Tanah

  • Minggu, 12 Juni 2016 23:59

Pihak kepolisian bersama sejumlah personel TNI serta pekerja tambang meninjau lobang galian bawah tanah milik PT Cipta Buana Seraya (CBS) pascaaksi unjuk rasa pada Sabtu (11/6) lalu, di Kecamatan Merigi Kelindang, Kabupaten Bengkulu Tengah, Bengkulu, Minggu (12/6). Sebelumnya, delapan orang warga terluka tembak dan satu orang anggota polisi mendapat perawatan akibat luka bacok saat aksi unjuk rasa penolakan tambang bawah tanah. Sementara itu pihak PT Cipta Buana Seraya (CBS) menjamin lobang galian bawah tanah yang berada dalam wilayah 12 desa seluas 2.550 hektare tersebut dalam kondisi aman.

Pihak kepolisian bersama sejumlah personel TNI serta pekerja tambang meninjau lobang galian bawah tanah milik PT Cipta Buana Seraya (CBS) pascaaksi unjuk rasa pada Sabtu (11/6) lalu, di Kecamatan Merigi Kelindang, Kabupaten Bengkulu Tengah, Bengkulu, Minggu (12/6). Sebelumnya, delapan orang warga terluka tembak dan satu orang anggota polisi mendapat perawatan akibat luka bacok saat aksi unjuk rasa penolakan tambang bawah tanah. Sementara itu pihak PT Cipta Buana Seraya (CBS) menjamin lobang galian bawah tanah yang berada dalam wilayah 12 desa seluas 2.550 hektare tersebut dalam kondisi aman.

Berita Terkait

Foto Terkait