Foto: Fenomena embun beku di dataran tinggi Dieng
- 14 Juli 2026 13:24
Embun beku yang muncul akibat penurunan suhu hingga minus tiga derajat celcius menyelimuti kompleks Candi Arjuna di dataran tinggi Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah, Minggu (12/7/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa fenomena embun beku atau embun upas di dataran tinggi Dieng terjadi pada musim kemarau sekitar JuniâSeptember akibat angin monsun Australia yang membawa massa udara kering sehingga suhu permukaan dapat turun hingga di bawah nol derajat celsius dan membekukan uap air menjadi embun beku. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU
Embun beku yang muncul akibat penurunan suhu hingga minus tiga derajat celcius menyelimuti kompleks Candi Arjuna di dataran tinggi Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah, Minggu (12/7/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa fenomena embun beku atau embun upas di dataran tinggi Dieng terjadi pada musim kemarau sekitar Juni - September akibat angin monsun Australia yang membawa massa udara kering sehingga suhu permukaan dapat turun hingga di bawah nol derajat celsius dan membekukan uap air menjadi embun beku. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU
Wisatawan menikmati embun beku yang muncul akibat penurunan suhu hingga minus tiga derajat celcius yang menyelimuti kompleks Candi Arjuna di dataran tinggi Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah, Minggu (12/7/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa fenomena embun beku atau embun upas di dataran tinggi Dieng terjadi pada musim kemarau sekitar Juni - September akibat angin monsun Australia yang membawa massa udara kering sehingga suhu permukaan dapat turun hingga di bawah nol derajat celsius dan membekukan uap air menjadi embun beku. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU