Jamaah haji Kloter 5 Debarkasi Makassar tertunda 5 jam

Jamaah haji Kloter 5  Debarkasi Makassar tertunda 5 jam

Suasana penjemputan jamaah haji Kloter 5 Debarkasi Makassar yang tiba di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Rabu (21/8/2019). ANTARA Foto/ Suriani Mappong

Makassar (ANTARA) - Jamaah haji asal Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 5 Debarkasi Makassar tertunda penerbangannya (delay) sekitar lima jam.

"Sesuai jadwal harusnya tiba di Makassar pada pukul 08.45 Wita, namun informasi terakhir diterima akan tiba sekitar 13.15 Wita di Makassar," kata Bagian Informasi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Haji Makassar Mawardy Siradj di Makassar, Rabu.

Keterlambatan jamaah haji Kloter 5 itu disinyalir karena padatnya antrean di bandara King Abdul Azis Saudi Arabia. Namun demikian, penyambutan kedatangan 450 jamaaah ditambah 5 orang petugas haji dan kesehatan di Asrama Haji Sudiang, Makassar sudah siap sejak pagi.

Sebelumnya Kloter 1 tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin sesuai dengan jadwal yang sudah diatur, hanya kloter berikutnya hingga Kloter 4 terlambat beberapa jam, namun di bawah dua jam saja.

Baca juga: Jamaah Haji Kloter I Makassar kembali ke Tanah Air

Kepulangan jamaah haji Kloter 1 di Debarkasi Haji Makassar mulai 18 Agustus 2019 hingga Kloter 4 pada Selasa (20 Agustus)  selalu menampakkan pemandangan yang unik, mulai dari kostum, antusiasme para penjemput dan lainnya.

Pakaian berbahan renda dan satin dihiasi pernak-pernik, memberikan kesan kemeriahan bagi jamaah yang mengenakannya. Selain itu, bau parfum dari tanah suci Makkah dan Madinah akan tercium menyeruak seiring dengan kedatangan para tamu Allah SWT yang sudah melaksanakan ibadah haji itu.

"Ini sudah ciri khas jamaah haji Sulsel yang tiba di tanah air. Kami lakukan ini karena akan disambut keluarga yang datang menjemput yang tentu akan memeluk dan mencium ubun-ubun kami, ini berbagi berkah dari Tanah Suci," ujar seorang haji Hj Hasmaliana.

Tak heran jika sebagian besar dari jamaah haji merelakan mengeluarkan uang ilving cost untuk membeli kostum yang menarik di tanah suci. Ada yang membeli baju kurung hitam dengan pernak-pernik menempel di beberapa sisi baju tersebut, namun ada pula yang sudah menyiapkan baju kepulangan yang dibawa dari Tanah Air.

Baca juga: Jumlah haji meninggal dari embarkasi Makassar bertambah jadi 20
Baca juga: Jamaah haji pria asal Sinjai kenakan jubah Raja Arab
 
Pewarta : Suriani Mappong
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019