Karya BJ Habibie warnai perjalanan transportasi Indonesia

Karya BJ Habibie warnai perjalanan transportasi Indonesia

Karangan bunga dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo terpajang di rumah duka Patra Kuningan XIII nomor satu. (ANTARA/Muhammad Zulfikar)

Jakarta (ANTARA) - Menteri Perhubungan Republik Indonesia (RI) Budi Karya Sumadi mengatakan berbagai hasil karya besar Presiden RI ketiga BJ Habibie turut mewarnai perjalanan transportasi Tanah Air.

"PT Dirgantara, PT Inka, PT Pindad dan banyak lagi merupakan warna dari karya besar BJ Habibie," kata dia saat melayat ke rumah duka BJ Habibie yang terletak di Jalan Patra Kuningan XIII nomor satu, Jakarta Selatan, Kamis.

Berbagai hasil karya almarhum, tambah dia harus terus dikenang dan dijadikan sebuah inspirasi untuk melahirkan teknologi di Tanah Air.

Baca juga: Presiden: Negara akan berikan penghormatan besar kepada BJ Habibie

Menurutnya, sosok BJ Habibie merupakan figur yang luar biasa dan patut menjadi contoh bagi setiap anak bangsa terutama dalam pembangunan sumber daya manusia.

"Beliau orang pandai, rendah hati dan mudah bermasyarakat," ujarnya.

Terakhir, Budi Karya berharap berbagai karya dan pemikiran besar yang ditinggalkan oleh BJ Habibie dapat dijadikan semangat dan inspirasi anak oleh bangsa.

Baca juga: Mahfud MD: Anak bangsa lanjutkan pemikiran BJ Habibie

Presiden RI Joko Widodo mengatakan negara akan memberikan penghormatan besar kepada almarhum BJ Habibie atas pengabdiannya selama hidup.

"Nanti siang di Taman Makam Pahlawan Kalibata saya akan bertindak sebagai inspektur upacara pemakaman," kata dia.

Pada kesempatan itu, Jokowi mengajak seluruh masyarakat Indonesia agar berdoa secara bersama sehingga arwah almarhum diterima di sisi Allah SWT.

"Semoga diberikan tempat yang paling baik di sisi-Nya," tambahnya.

Selain Presiden RI Joko Widodo, sejumlah tokoh dan pejabat negara juga tampak hadir di rumah duka diantaranya Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, mantan Gubernur DKI Jakarta Ahok, Mahfud MD dan lainnya.

Baca juga: Bamsoet: Habibie torehkan sejarah modernisasi Indonesia
Pewarta : Muhammad Zulfikar
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2019