Habibie Wafat - Gubernur ingin anak Papua teladani Habibie

Habibie Wafat - Gubernur ingin anak Papua teladani Habibie

Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan yang juga kepala Suku Besar Arfak bersama anak-anak Papua usai Deklarasi Damai di Lapangan Borarsi Manokwari, Papua Barat, Rabu (11/9/2019). ANTARA/Toyiban/am.

Manokwari (ANTARA) - Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan ingin anak-anak Papua meneladani sosok Baharuddin Jusuf Habibie  yang cerdas dan berpikiran maju.

"Bapak B.J Habibie itu figur teladan dalam bidang teknologi dan modernitas. Di sisi lain, beliau memiliki pribadi yang sangat baik, dalam membina hubungan dan sosial," kata Gubernur di Manokwari, Kamis.

Gubernur Dominggus turut berbelasungkawa atas wafatnya Presiden ketiga Republik Indonesia tersebut.

"Kita semua kehilangan sosok luar biasa di negeri ini. Apa yang sudah beliau letakkan sangat bermanfaat untuk kita," ujar Dominggus lagi.

Kepala Suku Besar Arfak ini, berharap anak-anak Papua memiliki mimpi besar seperti yang dimiliki mendiang Habibie. Papua membutuhkan sumber daya manusia hebat untuk membangun daerah.

"Kita bisa, siapa bilang anak-anak Papua tidak bisa. Contohlah Pak Habibie, beliau orang hebat, pencetak sejarah. Saya harap ke depan ada anak-anak kita yang jenius seperti beliau," ujar gubernur lagi.

Baca juga: Papua Terkini - Neas, pemuda Suku Dani bangun perpustakaan di Papua

Dominggus menyebutkan, dia belum pernah bertemu langsung dengan sosok Habibie baik saat menjabat sebagai presiden maupun saat menjadi menteri. Ia juga tidak punya kedekatan khusus dengan Habibie. Tapi ia mengenal sosok habibie dari media serta buku-buku.

"Saat beliau Presiden, saya masih jadi camat di Waropen. Belum pernah bertemu langsung, tapi referensi tentang beliau itu kan sangat mudah kita dapat. Beliau adalah sosok inspiratif," sebutnya lagi.

Ia menuturkan, BJ Habibie menempuh pendidikan di luar negeri dan memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk mengabdi dan membangun negeri.

"Kita juga punya, anak-anak Papua banyak yang sekolah di luar negeri. Setelah selesai harus bisa bangun daerah," ujarnya lagi.* 

Baca juga: Di Ciloto anak muda Papua itu digembleng
Pewarta : Toyiban
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019