Polres Magetan berikan layanan SIM gratis bagi santri

Polres Magetan berikan layanan SIM gratis bagi santri

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Magetan AKP Ega Prayudi (berdiri) saat memberikan paparan tentang layanan SIM gratis bagi para santri yang memiliki tanggal lahir bertepatan dengan Hari Santri Nasional 22 Oktober dan hafal satu Juz ayat suci Al Quran, Selasa (22/10/2019). (FOTO ANTARA/HO-Satlantas Polres Magetan))

Magetan, Jatim (ANTARA) - Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor (Polres) Magetan, Jawa Timur memberikan layanan SIM gratis bagi para santri yang memiliki tanggal lahir sama dengan Hari Santri Nasional (HSN) yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober.

Kepala Satuan lalu Lintas Polres Magetan AKP Ega Prayudi, Selasa, di Magetan  mengatakan layanan SIM gratis bebas biaya administrasi tersebut diberikan kepada santri dalam rangka peringatan HSN.

"Kegiatan ini bernama program "One Juz, One SIM". Selain itu, kegiatan ini juga sebagai bentuk kepedulian kepada para santri, terlebih yang memiliki tanggal lahir sama dengan peringatan Hari Santri Nasional," katanya kepada wartawan di bagian layanan SIM mapolres setempat.

Selain syarat memiliki tanggal lahir sama dengan HSN, pemberian layanan SIM gratis juga mengharuskan santri untuk hafal satu juz ayat suci Al Quran.

Kegiatan tersebut cukup menarik perhatian santri. Para santri yang kebetulan memiliki tanggal lahir sama dengan peringatan HSN mengikuti kegiatan tersebut.

Setelah berhasil mengikuti dan lolos tes menghafal satu juz ayat suci Alquran, para santri tersebut kemudian mengisi formulir dan mengikuti ujian seperti pembuat SIM lainnya.

Salah satu santri yang mendapatkan SIM gratis, Miftahudin mengaku senang dengan layanan tersebut. Pihaknya tidak mengira akan mendapatkan SIM secara gratis di Hari Satri Nasional.

"Sangat senang. Tidak menyangka akan dapat SIM secara gratis bertepatan di hari santri. Baru kemarin mendapat informasi dan sekarang mendaftar," kata dia.

Pihak kepolisian berharap, setelah memiliki SIM secara gratis, hendaknya para santri menggunakannya dengan baik. Yakni mengendarai kendaraan bermotor dengan santun dan menghormati sesama pengguna jalan lainnya.

Terlebih, para santri dapat mematuhi peraturan lalu lintas yang berlaku saat berkendara, sehingga menghindari pelanggaran dan mencegah kecelakaan lalu lintas.
Pewarta : Louis Rika Stevani
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019