1 PDP asal Gorontalo Utara dirujuk ke RS Aloei Saboe

1 PDP asal Gorontalo Utara dirujuk ke RS Aloei Saboe

Sekda Gorontalo Utara Ridwan Yasin uji coba bilik sterilisasi bantuan Pemerintah Provinsi Gorontalo yang ditempatkan di pintu masuk perbatasan Gorontalo-Sulut, di Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara. ANTARA/HO

Gorontalo (ANTARA) - Satu pasien dalam pengawasan (ODP) berasal dari Kabupaten Gorontalo Utara dirujuk ke Rumah Sakit Aloei Saboe Gorontalo untuk penanganan lebih intensif kasus terkait dengan penyebaran virus corona baru (COVID-19) itu.

"Kondisi itu sudah kami laporkan ke Pak Gubernur dan saat ini sementara menunggu hasil pemeriksaan yang sudah dikirim ke Makassar," ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo Utara yang juga Koordinator Pelaksana Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 Kabupaten Gorontalo Utara Ridwan Yasindi di Gorontalo, Sabtu (28/3).

Beberapa hasil pemeriksaan yang menonjol, kata dia, sudah disampaikan ke pemerintah provinsi sebagai pihak yang memiliki legitimasi untuk menyampaikan ke publik.

Pemerintah kabupaten, khususnya gugus tugas kabupaten, katanya, selama ini bertugas menyampaikan data terkait dengan orang dalam pemantauan (ODP) dan PDP ke Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Hal demikian, katanya, seperti yang ditemukan di pintu masuk perbatasan Gorontalo-Sulut di Kecamatan Atinggola, di mana terdapat tiga orang dicurigai dalam kondisi sakit akan masuk Gorontalo.

Baca juga: Bupati minta jaminan TKA Tiongkok ke Gorontalo Utara bebas corona

Mereka telah dikembalikan ke Bolaang Mongondou Utara, Sulut, di mana sesuai kesepakatan antara Gubernur Gorontalo dihadiri Bupati Gorontalo Utara, dengan Bupati Bolaang Mongondou dan jajarannya, bahwa warga dari Sulut yang didapati sakit saat pemeriksaan di pintu masuk Gorontalo, di Atinggola, akan langsung dikembalikan ke daerah setempat. Hal demikian berlaku sebaliknya.

Saat ini, kata dia, di pintu masuk Gorontalo, di perbatasan Atinggola, telah memiliki bilik sterilisasi bantuan dari pemerintah provinsi.

Bilik tersebut menyiapkan alat penyemprot cairan disinfektan kepada setiap warga yang akan melewati perbatasan tersebut.

Sekitar dua detik, setiap orang akan berada di dalam bilik sterilisasi, di mana di dalamnya mereka akan mendapatkan penyemprotan disinfektan.

Ia mengapresiasi perhatian Gubernur Gorontalo Rusli Habibie yang memprioritaskan penempatan perangkat tersebut untuk mencegah penyebaran COVID-19, khususnya di daerah itu.

Baca juga: Tak punya ruang isolasi, RSUD ZUS belum bisa tangani pasien corona
Baca juga: Gorontalo Utara tetap gelar MTQ tingkat provinsi di tengah COVID-19

 
Sekda Gorontalo Utara Ridwan Yasin melakukan uji coba bilik sterilisasi bantuan Pemerintah Provinsi Gorontalo yang ditempatkan di pintu masuk perbatasan Gorontalo-Sulut, di Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara. ANTARA/HO
Pewarta : Susanti Sako
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2020