ACT Lampung fokus salurkan beras gratis ke pemukiman warga

ACT Lampung fokus salurkan beras gratis ke pemukiman warga

ACT Lampung salurkan bantuan operasi beras gratis ke warga yang membutuhkan, Sabtu (2/5/2020). ANTARA/Dian Hadiyatna/am.

Bandarlampung (ANTARA) - Aksi Cepat Tanggap (ACT) Lampung fokus menyalurkan bantuan dalam operasi beras gratis (OBG) kepada masyarakat yang terdampak COVID-19, namun yang berada di dalam permukiman warga dan tidak terjamah oleh para dermawan.

"Alasan ACT menyasar ke permukiman warga, karena wilayah pinggiran jalan dirasa sudah menjadi fokus para dermawan yang menyalurkan langsung kepada masyarakat terdampak COVID- 19," kata Kepala Program ACT Lampung Regina Locita di Bandarlampung, Sabtu.

Dia menjelaskan bahwa penyaluran bantuan kali ini menyasar kepada warga yang membutuhkan di lingkungan kota setempat, sebab berdasarkan informasi dan berita yang diperolehnya, ada sejumlah warga yang membutuhkan dan belum sekali pun menerima bantuan dari pihak mana pun.

"Mendengar informasi itu, kami dan tim relawan langsung turun untuk menemui warga tersebut yang ekonominya terdampak oleh COVID-19," ujarnya.

Ia mengatakan, saat ditemui, warga tersebut mengaku saat ini untuk kebutuhan sehari-hari hanya mengandalkan penghasilan dari mengasuh anak tetangganya dan menyeterika baju, sebab sudah empat bulan suaminya menganggur akibat banyak proyek bangunan yang terhenti.

Selain kegiatan OBG, lanjutnya, selama bulan suci Ramadhan 1441 Hijriah, ACT juga terjun langsung untuk mengantarkan makanan siap saji kepada masyarakat yang kesulitan mendapatkan nutrisi di bulan puasa ini.

Regina mengatakan bahwa kedua kegiatan tersebut telah dilaksanakan oleh ACT Lampung menjelang bulan Ramadhan. Aksi tersebut terealisasi berkat dukungan sejumlah pihak, seperti Komunitas Tempat Nasi Gratis, bantuan pangan dari Pesona Digital Printing, Sedop Nasi Kuning dan Tumpeng, masker dari Lampung Geh, dan makanan dari Dapur Bersama Ramadhan bersama BWI Lampung, IBI Darmajaya, Nuola Food, dan LKS Apik Mandiri.

"Untuk penerima manfaat ini beragam, mulai dari masyarakat prasejahtera, pekerja informal, lansia, pasien yang sakit, dan karyawan yang dirumahkan," kata dia.
Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor: Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2020