921.022 penduduk Sumbar sudah ikuti sensus penduduk secara daring

921.022 penduduk Sumbar sudah ikuti sensus penduduk secara daring

Sensus penduduk 2020. (ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif)

Padang (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menyatakan sebanyak 921.022 orang penduduk sudah mengikuti Sensus Penduduk 2020 secara daring dari 5,5 juta penduduk di Provinsi Sumbar.

"Target sensus penduduk yang dilakukan melalui daring di Sumbar baru mencapai 13,75 persen atau 14 persen," kata Kepala BPS Sumbar Pitono, di Padang, Rabu.

Lebih lanjut ia mengatakan salah satu kendala pada saat melakukan sensus penduduk secara daring yaitu ada beberapa daerah di kabupaten/kota di Sumbar yang tidak memiliki jaringan internet.

"Sehingga pelaksanaan sensus penduduk ini menggunakan dua metode, yaitu melalui daring yang awalnya berlangsung hingga akhir Maret 2020 dan melalui cara turun ke masyarakat untuk pendataan pada Juli 2020. Hal itu disebabkan karena beberapa daerah tidak terjangkau jaringan internet," kata dia lagi.

Ia juga mengatakan semenjak pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) sensus penduduk yang dilakukan dengan cara turun ke masyarakat untuk pendataan belum bisa dilakukan.

"Rencananya sensus penduduk secara manual akan dilakukan pada Juli 2020. Namun jika masih dalam pandemi COVID-19 maka akan diundur lagi pelaksanaannya hingga September 2020," kata dia.
Baca juga: 921.022 penduduk Sumbar sudah ikuti sensus penduduk secara daring

Kemudian, ia mengatakan pula bagi masyarakat yang belum mengikuti sensus penduduk secara daring akan didata secara manual oleh pihak BPS. Namun jika kondisi di Sumbar masih dalam pandemi COVID-19, maka BPS tidak bisa melakukan tatap muka.

"Sehingga pihak BPS akan mengantarkan dokumen ke setiap rumah masyarakat yang ditemani ketua RT atau wali nagari setempat. Kemudian jika sudah terisi akan dijemput oleh tim BPS ke rumah masing-masing," kata dia lagi.

Lebih lanjut ia mengatakan, selain pelaksanaan sensus penduduk secara manual, pelaksanaan sensus penduduk secara daring juga diundur sejak Maret sampai Mei 2020 lalu.

Ia juga mengharapkan masyarakat yang belum mengikuti sensus penduduk, agar segera berpartisipasi dalam melakukan sensus penduduk secara daring maupun manual.

Sensus Penduduk 2020 merupakan kegiatan yang dilakukan BPS setiap sepuluh tahun untuk menghitung jumlah maupun memetakan potensi, komposisi, distribusi dan karakter penduduk di Indonesia.
Baca juga: BPS: 51,36 juta jiwa telah ikuti sensus penduduk daring
Pewarta : Laila Syafarud
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020