Sekda: Palembang "jemput bola" pastikan kesiapan Piala Dunia U-20

Sekda: Palembang

Sejumlah warga berekreasi di sekitar tugu Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Sumsel, Minggu (28/6/2020). (ANTARA/Feny Selly/Ang/20)

Palembang (ANTARA) - Sekretaris Daerah Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan pemerintah Kota Palembang akan "jemput bola" untuk memastikan kesiapan menggelar Piala Dunia U-20 pada Mei 2021.

Ratu Dewa yang diwawancarai setelah pemantauan kondisi terkini Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Minggu, mengatakan gelaran olahraga bergengsi ini harus dipersiapkan secara matang agar Kota Palembang mendapatkan nilai tambah.

“Jika nantinya Palembang benar-benar dipercaya, artinya geliat pariwisata bisa bangkit kembali karena sebelumnya Palembang menjadi tuan rumah Asian Games tahun 2018,” kata Ratu Dewa saat mendampingi Gubernur Sumsel Herman Deru.

Baca juga: PSSI tetapkan enam stadion untuk Piala Dunia U-20 tahun 2021

Sebelumnya, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memutuskan enam stadion di Tanah Air untuk menyelenggarakan pertandingan Piala Dunia U-20.

Stadion itu yakni Stadion Gelora Bung Karno Jakarta, Stadion Gelora Sriwijaya Palembang, Stadion Si Jalak Harupat Bandung, Stadion Manahan Solo, Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya dan Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali .

Nantinya, FIFA akan meninjau keenam stadion tersebut pada September 2020 untuk menetapkan stadion yang layak menyelenggarakan ajang bergengsi itu yang bakal diikuti 24 negara.

Baca juga: Gubernur Sumsel optimistis Stadion Jakabaring jadi pilihan FIFA

Ratu Dewa mengatakan terpilihnya Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring sebagai penyelenggara ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Kota Palembang.
Walau kepastian bakal didapatkan pada September mendatang setelah mendapatkan sertifikasi FIFA, Ratu Dewa menilai tak masalah jika Kota Palembang memulai persiapan terutama dalam menyiapkan Stadion Jakabaring.

Selain itu, Pemkot juga tak luput menaruh perhatian terhadap fasilitas pendukung lainnya seperti bandara, rumah sakit, moda transportasi, sarana dan prasarana rekreasi.

“Yang jelas ruang pubik akan dipercantik, kami akan anggarkan dana dari APBD,” kata dia.

Baca juga: Infrastruktur pendukung Stadion Manahan diharapkan siap sebelum 2021

Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan peran sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 ini menjadi momentum untuk meningkatkan sektor pariwisata dan ekonomi rakyat.

“Pandemi COVID-19 demikian memukul sektor pariwisata dan ekonomi rakyat, saya rasa inilah momentum untuk bangkit kembali,” kata dia.

Baca juga: PSSI terus matangkan persiapan Piala Dunia U-20 2021
Pewarta : Dolly Rosana
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2020