Untuk cegah COVID-19, pergerakan warga Pegunungan Bintang dibatasi

Untuk cegah COVID-19, pergerakan warga Pegunungan Bintang dibatasi

Dua petugas kesehatan dari Dinkes Papua (kiri) melakukan tes cepat COVID-19 kepada warga di lokasi Maining 33 Korowai, Distrik Kawinggon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua pada 22 Mei 2020. (FOTO ANTARA / Musa Abubar)

Jayapura (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin), Provinsi Papua berupaya membatasi pergerakan orang di Kampung Kawe, Distrik Kawinggon guna mencegah penularan COVID-19.

"Kami berupaya membatasi pergerakan orang yang ke luar dari Kampung Kawe untuk mencegah COVID-19," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P), Natalis Sipyan ketika dihubungi ANTARA dari Jayapura, Rabu.

Setiap warga yang keluar dari Kampung Kawe, kata dia, harus mengikuti tes cepat COVID-19. Sebaliknya, warga yang masuk ke Kampung Kawe juga harus diperiksa, apakah mengantongi surat tes cepat COVID-19 atau tidak.

Menurut dia, pihaknya berupaya memastikan agar seluruh warga yang masuk ke Kampung Kawe sudah mengikuti tes cepat COVID-19. Upaya itu dilakukan sejak pihaknya berada di Kampung Kawe.

"Kami ke luar dari Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang itu pada 19 Mei 2020 yang harus melintasi Kabupaten Boven Digoel lalu menunggu helikopter selama tiga hari," ujarnya.

Pada 22 Mei 2020, tim yang dipimpinnya berangkat menggunakan helikopter tiba di Kampung Kawe, Distrik Kawinggon, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Setelah tiba, menurut dia, tim yang dipimpinya melakukan tes cepat COVID-19 selama satu bulan terhadap 290 warga.

"Dari 290 warga yang mengikuti tes cepat, enam orang di antaranya reaktif. Enam orang itu sudah dievakuasi ke Merauke dan Boven Digoel untuk melakukan pemeriksaan tes usap (swab)," katanya.

Selain tes cepat COVID-19, kata dia, pihaknya juga melakukan sosialisasi upaya pencegahan dan penanganan corona, termasuk upaya evakuasi pasien terpapar corona apabila ada warga yang positif terinfeksi.

"Itu sudah kami lakukan atas upaya kerja sama dengan pihak Koperasi Kawe Senggaup Maining. Dan kami sudah langsung mengevakuasi enam orang yang positif COVID-19," demikian Natalis Sipyan.

Baca juga: Tes cepat dilakukan bagi 253 petambang emas Korowai-Pegunungan Bintang

Baca juga: Di Pegunungan Tengah Papua ada warga positif COVID-19 lagi

Baca juga: Tiga pasien COVID-19 di pegunungan Papua sembuh

Baca juga: Dua kabupaten kawasan pegunungan Papua terpapar COVID-19, kata satgas
Pewarta : Alfian Rumagit
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020