Pasien sembuh COVID-19 di Boyolali bertambah lima orang

Pasien sembuh COVID-19 di Boyolali bertambah lima orang

Kepala Dinas Kabupaten Boyolali dokter Ratri S. Survivalina (kiri) saat merilis perkembangan kasus COVID-19, di Kantor Dinas Kesehatan Boyolali, Rabu (1/7/2020) (ANTARA/HO Humas Pemkab Boyolali)

Boyolali (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali menyebutkan jumlah pasien positif COVID-19 yang dinyatakan sembuh di wilayah ini, bertambah lima orang sehingga totalnya menjadi 36 orang.

"Kami mencatat hingga Rabu ini, jumlah pasien yang dinyatakan sembuh COVID-19 ada lima kasus, sehingga yang masih menjalani perawatan di rumah sakit tinggal 26 kasus," kata Kepala Dinas Kesehatan Boyolali dokter Ratri S. Survivalina di Boyolali, Rabu.

Ratri S. Survivalina kelima kasus yang sudah dinyatakan sembuh tersebut yakni berinisial PU register 029 warga Kecamatan Sambi, dan GY register 037 (Karanggede) dan SN register 040 (Ampel), serta dua lainnya DE register 042 (Andong), AS register 043 (Andong).

Kendati demikian, pihaknya tidak berhenti mengajak warga masyarakat Boyolali untuk tetap semangat bagaimana melawan virus corona ini dengan berbagai protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah.

"Kami imbau dengan pembiasaan perilaku hidup bersih dengan mencuci tangan dengan sabun dan menggunakan masker diyakini mampu menekan penularan COVID-19," kata Ratri.

Baca juga: Dinkes Boyolali tes cepat 1.500 orang cegah penularan COVID-19

Baca juga: Desa di Boyolali berwenang manfaatkan Dana Desa untuk tangani COVID-19


Ratri mengatakan selain ada yang sembuh, di Kabupaten Boyolali, juga ada penambahan satu pasien terkonfirmasi positif COVID-19.

Menurut dia, pasien terpapar COVID-19 sebelumnya secara akumulatif tercatat 63 orang, tetapi dengan tambahan satu orang positif sehingga secara akumulatif menjadi 64 orang.

"Boyolali secara akumulatif terdapat 64 orang positif COVID-19. Jumlah itu, terdiri dari 26 orang menjalani perawatan, 36 sembuh dan dua orang lainnya meninggal dunia," katanya.

Menurut dia, kasus terbaru diketahui setelah satu orang tersebut melakukan pengecekan "Rapid Diagnostic Test" (RDT) secara mandiri di salah satu rumah sakit swasta di Boyolali pada Senin (22/6) yang hasilnya reaktif.

Satu orang tersebut kemudian dilakukan "polymerase chain reaction" (PCR) di rumah sakit yang ada di Mojosongo Boyolali, pada Selasa (23/6), dan hasilnya menyatakan positif terpapar COVID-19. Pasien itu, berinisial VI yang dicatat sebagai pasien 064.

Menurut dia, VI merupakan pelaku perjalanan dari Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Selama menunggu hasil PCR sudah menjalani karantina mandiri di Kecamatan Ampel.

Berdasarkan data dari laman COVID-19.boyolali.go.id hingga saat ini, menyebutkan, status Orang Dalam Pemantauan (ODP) tercatat 34 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 46 orang masih dalam pengawasan aktif, dan Pelaku Perjalanan (PP) aktif tercatat sebanyak 271 orang. Sementara untuk status Orang Tanpa Gejala (OTG) ada 80 orang. 

Baca juga: Boyolali kirim beras bantu warganya di Jabodetabek

Baca juga: Ribuan karyawan perusahaan di Boyolali dirumahkan dampak COVID-19

 
Pewarta : Bambang Dwi Marwoto
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020