GTPP Bantaeng tutup sementara Puskesmas Kota untuk keperluan pelacakan

GTPP Bantaeng tutup sementara Puskesmas Kota untuk keperluan pelacakan

Juru Bicara GTPP COVID-19 Bantaeng, dr Andi Ihsan. ANTARA Foto/HO-Humas Pemkab Bantaeng

Makassar (ANTARA) - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Bantaeng menutup sementara Puskesmas Kota sebagai upaya gerak cepat melakukan tracing atau pelacakan kontak pasien terpapar COVID-19.

“Puskesmas Kota kami tutup untuk sementara waktu hingga kami bisa memastikan seluruh pegawai Puskesmas Kota dinyatakan bebas COVID-19," kata Juru Bicara GTPP COVID-19 Bantaeng, dr Andi Ihsan melalui keterangannya yang diterima di Makassar, Sabtu.

Langkah ini diambil untuk memudahkan proses pelacakan kontak (contact tracing) terhadap seluruh pegawai Puskesmas Kota yang kontak erat dengan pasien INOCOVID#66301 dalam rentang waktu 14 hari ke belakang.

Sedangkan setelah dilakukan pelacakan kontak terhadap pegawai Puskesmas Kota, diperoleh hasil banyak yang terpapar dengan pasien yang meninggal dengan kode register INOCOVID#66301.

Baca juga: Pemkab Bantaeng beri sumbangan APD pada JPK Sulsel

Baca juga: Pemkab Bantaeng skrining "door to door" temukan COVID-19


Kata dia, tenaga kesehatan yang melakukan kontak erat langsung oleh pasien meninggal itu harus melalui proses isolasi mandiri selama 14 hari sambil menunggu konfirmasi pemeriksaan laboratorium.

Oleh karena itu, sementara waktu pelayanan kesehatan di Puskesmas Kota ditutup. dr Ihsan mengatakan bagi warga yang membutuhkan layanan kesehatan bisa mendatangi fasilitas kesehatan terdekat dengan tempat tinggalnya.

“Masyarakat bisa mendatangi puskesmas terdekat untuk berobat bila sakit, selama Puskesmas Kota ditutup," katanya.

Baca juga: GTTP: 11 tenaga kesehatan RSUD Bantaeng positif COVID-19

Baca juga: MRI-ACT gagas pasar murah daring di Bantaeng-Sulsel saat pandemi
Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020