Stadion bola di Gresik siap jadi ruang isolasi COVID-19 akhir Juli

Stadion bola di Gresik siap jadi ruang isolasi COVID-19 akhir Juli

Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto (putih) saat meninjau kesiapan Gelora Joko Samudro sebagai tempat isolasi mandiri pasien COVID-19, Selasa (7/7/2020). (ANTARA /H.O Satgas COVID-19 Gresik)

Gresik, Jatim (ANTARA) - Stadion sepak bola Gelora Joko Samudro (GJS) di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, siap digunakan sebagai ruang isolasi COVID-19 pada akhir Juli 2020, karena penataan ruangan sudah hampir rampung, kata salah satu pejabat setempat.

"Semua OPD pendukung juga sudah siap, misalnya Dinas Kesehatan yang mempersiapkan tempat tidur dan sarana prasarana lain juga melaksanakan kegiatannya, dan sudah ada ratusan tempat tidur yang datang," kata Sekda Gresik, Abimanyu Pontjoatmojo Iswinarno di Gresik, Selasa.

Abimanyu mengatakan, persiapan GJS untuk perawatan pasien COVID-19 sudah mendekati paripurna, dan hampir seluruh ruangan yang disiapkan Dinas PUTR sudah hampir 100 persen.

"Hanya tinggal satu blower yang masih dalam pembenahan dari jumlah empat blower yang dipersiapkan. Cerobong blower itu ditempatkan di tribun atas," katanya.

Baca juga: Lima pegawai Dinkes Gresik-Jatim positif terpapar COVID-19

Baca juga: Kasus positif COVID-19 di Kabupaten Gresik bertambah menjadi 1.005


Abimanyu mengatakan, tempat perawatan pasien COVID-19 berkapasitas 140 tempat tidur, dan akan ditambah ruang tempat hiburan dan tempat berolahraga, hal ini penting untuk semakin mempercepat kesembuhan pasien.

"Pentingnya tempat hiburan dan olahraga ini bagi pasien serta bagi tenaga Kesehatan karena mereka akan berpekan-pekan di tempat ini," katanya.

Rencananya, stadion ini akan merawat 140 pasien COVID-19, dengan rincian 80 orang dirawat di zona merah, 40 orang di zona kuning dan 20 orang di zona hijau.

Selain itu, Setiap hari ditempat itu ada delapan orang dokter, 32 orang perawat dan 13 orang non medis yang bertugas.

Sementara itu, laporan terkini data kasus COVID-19 di Kabupaten Gresik kembali meningkat menjadi 53 pasien, dari data Senin (13/7) yang mencapai 40 pasien positif COVID-19. Sedangkan data kesembuhan juga meningkat dari 11 orang pada Senin (13/7) menjadi 33 orang.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik, Reza Palevi mengatakan, tambahan positif COVID-19 berasal dari 13 kecamatan, masing-masing Kecamatan Balongpanggang, Cerme, Driyorejo, Dukun, Gresik, Kebomas, Kedamean, Manyar, Menganti, Panceng, Sidayu, Ujung Pangkah, serta Wringinanom.

Untuk angka keseluruhan konfirmasi positif di Gresik saat ini sudah mencapai 1.278 orang, dengan rincian 892 masih dirawat, 276 orang sembuh, dan 110 orang meninggal dunia.*

Baca juga: Pemkab Gresik ubah stadion bola jadi lokasi isolasi pasien COVID-19

Baca juga: Akhir Juli, target Kabupaten Gresik-Jatim turunkan angka COVID-19
Pewarta : A Malik Ibrahim
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020