Total 275 warga Batam positif COVID-19

Total 275 warga Batam positif COVID-19

Seorang pedagang menjalani tes cepat COVID-19 di Pasar Tos 3000 Kota Batam, beberapa waktu lalu. (ANTARA/Naim)

Batam (ANTARA) - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Batam Kepulauan Riau mencatat tambahan empat orang warga yang positif terpapar virus corona sehingga totalnya menjadi 275 orang pada Rabu.

Dalam keterangan tertulis, Ketua Gugus Tugas Batam, Muhammad Rudi menyebutkan empat orang yang dinyatakan positif COVID-19 hari ini adalah seorang karyawan bank BUMN, dua orang ibu rumah tangga dan seorang guru.

"Seorang perempuan karyawan bank BUMN di Kawasan Industri Muka Kuning, beralamat di Kecamatan Sekupang, merupakan kasus baru COVID-19 nomor 272 Kota Batam," kata Muhammad Rudi.

Yang bersangkutan diketahui sedang hamil 35 minggu, yang berkunjung ke rumah sakit ibu dan anak untuk memeriksakan kandungan dan mengeluh demam, mual tanpa selera makan.

Ibu hamil itu menjalani tes cepat COVID-19 dan dilanjutkan dengan swab, yang hasilnya diketahui hari ini.

Baca juga: Tingkat kematian akibat COVID-19 di Batam 4 persen

Baca juga: Tujuh kecamatan di Batam menjadi zona hijau COVID-19


Kemudian terkonfirmasi positif 273 adalah ibu rumah tangga 40 tahun beralamat di Kecamatan Batuampar yang menjalani tes cepat COVID-19 guna memenuhi persyaratan penerbangan, dengan hasil reaktif.

Usai rapid tes, yang bersangkutan berobat di IGD rumah sakit swasta dengan keluhan demam disertai pilek, dan kemudian didiagnosa suspek COVID-19 + Pneumonia. Lalu dirinya menjalani tes swab tenggorokan, yang hasilnya diketahui hari ini, positif.

Warga terkonfirmasi positif COVID-19 nomor 274 adalah guru di Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah, berusia 56 tahun yang datang ke Batam sejak dua bulan yang lalu guna mendampingi anaknya melahirkan.

Yang bersangkutan menjalani tes cepat COVID-19 guna keperluan pulang ke Semarang dan hasilnya reaktif. Kemudian dilanjutkan dengan tes swab tenggorokan.

Dan warga terkonfirmasi positif COVID-19 nomor 275 adalah ibu rumah tangga berusia 39 tahun yang dua kali berobat ke IGD rumah sakit swasta dengan keluhan demam, kemudian badan lemas disertai mual dan muntah. Nafasnya juga sesak jika berkegiatan.

"Selanjutnya oleh dokter dilakukan pemeriksaan secara intensif disertai pemeriksaan RDT dengan perolehan hasil IgG Reaktif," kata dia.

Lalu dilanjutkan dengan pemeriksaan swab tes yang hasilnya positif.

Baca juga: 230 warga Batam sembuh dari COVID-19

Baca juga: Pemkot Batam tes ulang COVID-19 terhadap pendatang dari zona hitam
Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020