Inggris laporkan lonjakan harian tertinggi COVID-19 sejak 21 Juni

Inggris laporkan lonjakan harian tertinggi COVID-19 sejak 21 Juni

Orang-orang berjalan di Jembatan Milenium dengan latar pemandangan Katedral St. Paul di London, Inggris (1/8/2020). Pemerintah Inggris pada Jumat (31/7/2020) mengumumkan penundaan pelonggaran beberapa aturan pembatasan sosial karena jumlah infeksi virus corona meningkat. ANTARA/Xinhua/Han Yan/aa.

London (ANTARA) - Britania Raya melaporkan lonjakan harian tertinggi kasus virus corona sejak 21 Juni pada Selasa (11/8), yakni 1.148 kasus terkonfirmasi.

Jumlah keseluruhan kasus di Inggris mencapai 312.789, menurut data pemerintah.

Angka peningkatan di atas 1.000 kasus itu merupakan yang kedua kalinya terjadi sejak Juni. Lonjakan sebelumnya pada Minggu (9/8) tercatat 1.062 kasus.

Otoritas Inggris tidak lagi memublikasikan laporan harian terbaru jumlah kematian COVID-19 pada 17 Juli karena ada tinjauan tentang pelaporan statistik yang belum disimpulkan. 

Lebih dari 46.000 orang di Britania Raya meninggal karena COVID-19, jumlah tertinggi di Eropa.

Sumber: Reuters

Baca juga: Khawatir tak aman, Inggris tarik 741.000 alat tes COVID-19

Baca juga: PM Inggris minta sekolah dibuka kembali pada September

Baca juga: Inggris bagikan jutaan alat tes, mampu deteksi corona dalam 90 menit


 

Kegirangan warga Inggris bisa potong rambut di salon

Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2020