BMKG sosialisasi pengoperasian WRSNG di Tapsel dan Padang Lawas

BMKG sosialisasi pengoperasian WRSNG di Tapsel dan Padang Lawas

BMKG Stasiun Geofisika Deli Serdang, Sumatera Utara, melakukan sosialisasi pengoperasian Warning Receiver System New Generation (WRSNG)  di Padang Lawas(ANTARA/HO)

Medan (ANTARA) - BMKG Stasiun Geofisika Deli Serdang, Sumatera Utara, melakukan sosialisasi pengoperasian Warning Receiver System New Generation (WRSNG) di dua daerah dalam upaya penguatan pemahaman petugas terhadap alat penerima informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami itu.

Kepala Stasiun Geofisika Deli Serdang, Teguh Rahayu, dalam keterangan tertulisnya di Medan, Jumat, mengatakan sosialisasi pengoperasian Warning Receiver System (WRS) New Generation itu di fokuskan pada dua kabupaten, yaitu Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kabupaten Padang Lawas.

Sosialisasi juga untuk mengecek dan memastikan peralatan smart display WRS New Gen dan juga melakukan pelatihan WRS New Gen (smart display) yang telah di pasang di kantor lobi bupati di dua kabupaten tersebut.

Baca juga: BMKG pasang sistem peringatan dini gempa di Pesisir Pantai Barat Sumut

Baca juga: Delapan titik panas kategori sedang terdeteksi BMKG di Sumut


Dalam kesempatan itu ia juga menyampaikan secara tektonik Kabupaten Tapanuli Selatan dan Padang Lawas merupakan Kawasan yang berpotensi terhadap aktivitas gempa bumi yang bersumber dari patahan lokal, patahan Renun, Toru, Angkola.

"Pentingnya diseminasi informasi gempa bumi di kawasan itu akan sangat membantu percepatan informasi ke lembaga pemerintah, stakeholder dan masyarakat," katanya.

Untuk itu sosialisasi pengoperasian Warning Receiver System (WRS) New Generation tersebut dinilai ini sebagai langkah tepat untuk menjaga sinergi pemerintah daerah dengan BMKG.

Pada waktu yang bersamaan juga dilakukan pemasangan Earthquake Early Warning System (EEWS) di Kabupaten Tapanuli Selatan, tepatnya di Kantor Camat Batang Toru.

Pemasangan EEWS ini dimaksudkan untuk memperkuat Indonesia Earthquake Early Warning System (Ina EEWS) dalam memberikan informasi lebih dini sebelum gempa bumi kuat melanda suatu kawasan.*

Baca juga: 25.669 kali petir terjadi awal September di Sumut, sebut BMKG

Baca juga: BMKG catat terjadi 22.052 petir di Sumut akhir Agustus
Pewarta : Juraidi
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020