Satu anggota Bawaslu OKU dirawat karena positif COVID-19

Satu anggota Bawaslu OKU dirawat karena positif COVID-19

Ilustrasi - Nama resmi baru untuk penyakit Coronavirus bernama COVID-19. ANTARA/Shutterstock/pri.

Baturaja (ANTARA) - Satu Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, berinisial AG terpaksa dirawat di rumah sakit Palembang karena positif terinfeksi COVID-19.

"Saat ini AG sedang menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Kota Palembang," kata Ketua Bawaslu Ogan Komering Ulu (OKU), Dewantara Jaya di Baturaja, Rabu.

Terkait hal tersebut, Dewantara menginstruksikan kepada seluruh komisioner dan staf Bawaslu OKU untuk melakukan pekerjaan di rumah masing-masing dengan tetap berkoordinasi melalui internet.

"Saat ini tidak ada aktifitas di Sekretariat Bawaslu OKU. Semuanya bekerja dari rumah," katanya.

Baca juga: Belajar tatap muka sekolah di OKU dibatalkan dampak pandemi COVID-19

Baca juga: KPU OKU luncurkan pilkada dengan protokol kesehatan COVID-19

Sementara itu, Juru Bicara Satgas COVID-19 OKU, Rozali secara terpisah membenarkan salah satu anggota Bawaslu OKU terkonfirmasi positif terpapar virus Corona dan saat ini sedang menjalani perawatan di Kota Palembang.

"Berdasarkan informasi, AG memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta dan Palembang," ungkapnya.

Rozali mengungkapkan, penambahan pasien baru ini rata-rata kluster dari luar OKU, termasuk satu anggota Bawaslu OKU yang miliki riwayat perjalanan dari Jakarta dan Palembang.

Oleh sebab itu, lanjut dia, pihaknya saat ini sedang melakukan tracking atas seluruh pegawai Bawaslu OKU dan telah dilakukan rapid test.

"Dengan adanya penambahan satu pasien tersebut saat ini jumlah warga OKU yang terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 94 orang dan 66 di antarnya dinyatakan sembuh.

"Untuk jumlah meninggal dunia saat ini sudah delapan orang," ujarnya.*

Baca juga: Wakil Bupati OKU Selatan sembuh dari COVID-19

Baca juga: Wakil Bupati OKU Selatan jalani isolasi karena positif COVID-19

Pewarta : Edo Purmana
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020