Majalengka (ANTARA News) - Sebuah tanggul Sungai Cimanuk di Desa Sukawana, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, Jabar, jebol mengakibatkan sekitar 200 rumah dan 50 hektare sawah di Desa Pesindangan, Kecamatan Jatitujuh, terendam.

Pantauan di lokasi, Jumat, sekitar 1.000 warga mengungsi ke tempat yang lebih tinggi, karena ketinggian air hingga pukul 12.50 WIB terus naik hingga sekitar 150 centimeter.

Tim siaga bencana (Tagana) Kabupaten Majalengka, Syafrudin, mengatakan jebolnya tanggul di Desa Sukawana tersebut terjadi sekitar pukul 23.50 WIB Kamis (20/5) dan air baru sampai di Desa Pesindangan, Kecamatan Jatitujuh, Jumat sekitar pukul 05.00 WIB.

"Begitu tanggul jebol, warga di Desa Pesindangan diperingatkan bahwa akan terjadi banjir," katanya.

Seorang warga desa Pesindangan, Wawan (37) mengaku, ia langsung siap-siap dan membawa keluarganya ke tempat yang lebih tinggi begitu diperingatkan Tagana.

Sejauh ini, Tagana Kabupaten Majalengka telah menyiapkan satu tenda peleton, bantuan darurat bahan pangan untuk keperluan para pengungsi.

Bedasarkan penuturan warga desa tesebut, banjir serupa terakhir pernah terjadi tahun 1993, dimana desa tersebut terendam sedalam dua meter dan air baru surut sekitar seminggu.

"Kami belum tahu banjir sekarang akan berapa lama surut, mengingat air sampai sekarang terus naik," kata warga.(Y003/Y008)

Pewarta:
Editor: Aditia Maruli Radja
Copyright © ANTARA 2010