Solskjaer ingin pemain MU perbaiki ketajaman usai imbang lawan Arsenal

Solskjaer ingin pemain MU perbaiki ketajaman usai imbang lawan Arsenal

Penyerang Manchester United Edinson Cavani terjatuh saat dihadang pemain Arsenal Rob Holding dalam pertandingan Liga Premier Inggris di Emirates Stadium, London, Inggris (30/12021). ANTARA/REUTERS/Pool/Alastair Grant/aa.

Jakarta (ANTARA) - Pelatih Manchester United (MU), Ole Gunnar Solskjaer ingin para pemainnya berlatih keras untuk memperbaiki ketajaman mereka setelah gagal meraih tiga poin saat ditahan imbang Arsenal 0-0.

Edinson Cavani gagal memanfaatkan dua peluang besar untuk memberi United kemenangan di Emirates, yang membuat mereka kembali terpaut satu poin dari Manchester City di puncak klasemen.

Kebuntuan tersebut berarti membuat mereka gagal mencetak gol dari permainan terbuka melawan Arsenal (dua kali), Liverpool, Manchester City, Chelsea dan Tottenham musim ini.

Solskjaer mendapatkan tugas berat untuk memperbaiki ketajaman lini serangnya agar dapat terus menjadi penantang gelar Liga Premier Inggris musim ini.

Baca juga: MU cetak rekor saat imbangi Arsenal, jarak ke puncak melebar
Baca juga: Klasemen Liga Inggris: Manchester City unggul tiga poin di puncak


“Tentu saja Anda melihat setiap pertandingan, tetapi Anda melihat pertandingan yang kami mainkan lawan Arsenal, Chelsea, City, Liverpool," ujar pelatih asal Norwegia itu seperti dikutip Goal.

"Kami bertahan dengan baik, kami tidak kebobolan banyak peluang. Itu adalah salah satu fondasi untuk dimainkan, kami perlu mengambil peluang dan kami tahu kami memiliki pemain untuk melakukan itu; hanya saja kami belum melakukannya,” jelasnya.

“Kami hanya ingin terus bekerja di tempat latihan. Hari ini dengan peluang yang kami miliki, kami merasa kami seharusnya menang, tetapi Anda harus mencetak gol untuk menang, itu adalah sesuatu yang saya ingin diatasi oleh para penyerang, mereka telah mencetak begitu banyak gol sepanjang karier mereka."

Cavani memiliki peluang terbaik di menit ke-58 dari jarak dekat, tetapi tendangannya masih melebar dari gawang.

Penyerang asal Uruguay itu kemudian mendapatkan peluang lagi pada menit ke-89, tetapi sepakan akrobatiknya dari jarak enam meter masih belum menemui sasaran.

Meski begitu, Solskjaer sama sekali tidak meragukan kemampuan mencetak gol penyerang berusia 33 tahun itu.

“Saya hanya melihat pergerakan dan kecerdikan dalam pergerakannya dan saya tahu persis betapa bagus jarak yang ada,” kata pelatih berusia 47 tahun itu.

Solskjaer kini berharap timnya kembali ke jalur kemenangan saat mereka menjamu Southampton di Old Trafford pada Rabu sebelum menjamu Everton akhir pekan depan.

“Kami tidak memikirkan perebutan gelar atau gelar sekarang. Kami masih di bulan Januari," tambahnya. "Kami hanya fokus untuk kembali ke jalur kemenangan."

Baca juga: Jesus kokohkan posisi Manchester City di puncak klasemen
Baca juga: Barkley patahkan rekor buruk Villa kontra Southampton
Baca juga: Ancelotti kaget buruknya mental Everton saat dipecundangi Newcastle
Pewarta : Hendri Sukma Indrawan
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021