63 tahun Tragedi Munich, Ole berharap MU beri penghormatan pantas

63 tahun Tragedi Munich, Ole berharap MU beri penghormatan pantas

Arsip foto - Para suporter berkumpul di monumen Tragedi Munich yang terletak di luar Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, pada 1 Februari 2020, mengenang 62 tahun insiden yang menewaskan delapan pemain dan tiga staf Manchester United itu. (ANTARA/REUTERS/Andrew Yates)

Jakarta (ANTARA) - Ole Gunnar Solskjaer berharap para pemain Manchester United bisa tampil baik sebagai penghormatan yang pantas untuk memperingati 63 tahun Tragedi Munich, ketika mereka menjamu Everton di Old Trafford pada Sabtu malam ini.

Tragedi Munich terjadi pada 6 Februari 1958, ketika pesawat British European Airways 609 yang mengangkut skuat MU pulang dari laga Piala Champions melawan Red Star Belgrade mengalami kecelakaan setelah lepas landas dari Bandara Munich-Riem, menewaskan 23 nyawa, termasuk delapan pemain dan tiga staf MU.

Solskjaer mengenang bahwa laga kontra Everton merupakan kali keempat MU menjalani pertandingan Liga Premier bertepatan dengan hari peringatan Tragedi Munich.

"Penting bagi kami agar bisa menampilkan penampilan yang patut dan semoga kami bisa memperingatinya dengan hasil positif," kata Solskjaer dilansir laman resmi MU pada Jumat malam.

"Tragedi itu merupakan bagian penting dari sejarah dan penyemangat klub ini," ujarnya menambahkan.

Baca juga: Manchester United bantai Southampton 9-0
Baca juga: Bocah ajaib Shola Shoretire tolak yang lain, pilih MU


Solskjaer, yang juga beberapa kali mengikuti peringatan Tragedi Munich semasa berseragam MU, mengaku telah berbicara dengan para pemain yang belum lama bergabung dengan Setan Merah mengenai makna penting insiden itu.

"Ini hari penting dan emosional bagi semua orang. Semoga kami bisa menurunkan tim yang mewakili semangat Manchester United," katanya.

"Tentu saja, kami memiliki enam atau tujuh jebolan akademi, semoga mereka bisa membimbing kami meraih kemenangan," pungkas Solskjaer.

Marcus Rashford adalah salah satu jebolan akademi MU yang menjelma jadi tulang punggung Setan Merah dalam beberapa musim terakhir.

Sedangkan Mason Greenwood jebolan akademi MU lainnya yang diharapkan mampu mengikuti jejak Rashford.

MU saat ini menduduki posisi kedua klasemen Liga Inggris dengan koleksi 44 poin dan tertinggal hanya tiga poin di belakang rival sekotanya, Manchester City, setelah hanya menelan satu kekalahan dalam 16 pertandingan terakhirnya.

Baca juga: Klasemen Liga Inggris: Manchester City kembali jaga jarak di puncak
Baca juga: Arteta berharap Nicolas Pepe jaga performa apik
Baca juga: Intervensi kecerdasan buatan dalam menekan cedera pesepak bola
Pewarta : Gilang Galiartha
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2021