Polresta Sidoarjo perketat mobilitas warga di perbatasan

Polresta Sidoarjo perketat mobilitas warga di perbatasan

Petugas melakukan pemeriksaan uji cepat antigen kepada salah satu pengendara yang akan masuk ke wilayah Kabupaten Sidoarjo. ANTARA/Indra.

Sidoarjo (ANTARA) - Petugas Kepolisian Resor Kota Sidoarjo memperketat mobilitas warga di wilayah perbatasan kabupaten sebagai upaya mencegah penyebaran COVID-19 di wilayah setempat.

Kepala Kepolisian Resor Kota Sidoarjo Komisaris Besar Polisi Sumardji di Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat mengatakan salah satu upaya yang dilakukan yaitu melakukan uji cepat antigen kepada warga luar kabupaten yang akan masuk ke dalam wilayah Sidoarjo.

"Kepada warga luar kota yang akan masuk ke Sidoarjo dilakukan uji cepat antigen," katanya di sela melakukan peninjauan pelaksanaan razia warga luar Sidoarjo di Pos Polisi, Waru, Sidoarjo.

Ia mengatakan, seluruh kendaraan yang berasal dari luar Sidoarjo diperiksa identitas-nya oleh petugas. Jika mereka berasal dari luar kota, langsung dilakukan uji cepat di tempat.

"Terlebih saat ini sedang libur imlek, sehingga diprediksikan ada pergerakan masyarakat yang akan masuk ke Sidoarjo," ucap-nya.

Baca juga: 57 anggota Polresta Sidoarjo ikuti donor darah plasma

Baca juga: Polisi Sidoarjo tetapkan tiga tersangka kasus penyiraman air keras


Ia mengatakan, bagi mereka yang reaktif saat dilakukan uji cepat antigen selanjutnya dilakukan uji usap lanjutan secara bersama-sama.

"Karena pada hari ini terdapat empat titik masuk wilayah Sidoarjo yang dilakukan pengetatan pemantauan aktivitas warga," katanya.

Ia menjelaskan, kendaraan bernopol luar kabupaten Sidoarjo diberhentikan petugas dari TNI, Polri, dan Dinas Perhubungan Sidoarjo di beberapa perbatasan kabupaten Sidoarjo dengan wilayah lain.

Setelah diberhentikan petugas, pengendara diperiksa identitas diri dan tujuannya kemana untuk keperluan apa. Kemudian selanjutnya dilakukan pemeriksaan suhu tubuh dan tes cepat antigen. Bagi masyarakat luar kota yang hasil reaktif, maka langkah berikutnya adalah dibawa ke tempat karantina atau isolasi di salah satu hotel di Sidoarjo.

Pihaknya bersama Forkopimda Sidoarjo mulai 12 sampai dengan 14 Februari 2021 melakukan pemeriksaan kesehatan masyarakat dari luar kabupaten Sidoarjo melalui identifikasi nopol kendaraan.

"Setelah kami hentikan, pengendara maupun penumpangnya kami periksa identitas diri dan suhu tubuhnya. Jika dari identitas dirinya berasal dari luar kota, maka kami lakukan uji cepat antigen kepada yang bersangkutan, yang reaktif langsung kami bawa ke tempat isolasi," tutur-nya.

Tindakan uji cepat kepada para pengendara dari luar kota tersebut, menurut Kapolresta Sidoarjo sebagai upaya mencegah penyebarluasan COVID-19 di wilayah kabupaten Sidoarjo. Khususnya di saat libur panjang akhir pekan bersamaan Tahun Baru Imlek. Diharapkan masyarakat mematuhi peraturan pemerintah dan protokol kesehatan dalam rangka mempercepat penanganan COVID-19.

Dari data Polresta Sidoarjo, di titik akses masuk wilayah kabupaten Sidoarjo tersebut, total sebanyak 430 warga dari luar kota dilakukan uji usap. Hasilnya terdapat tiga orang yang reaktif dan harus melakukan isolasi di tempat yang disediakan Pemkab Sidoarjo.

Selain di Waru perbatasan Sidoarjo dengan Surabaya, pos serupa juga berada di Prambon dan Krian perbatasan dengan Kabupaten Mojokerto serta Porong perbatasan dengan kabupaten Pasuruan.

Baca juga: Pelanggar protokol kesehatan di Sidoarjo cenderung menurun

Baca juga: Kemenpan-RB apresiasi protokol kesehatan Polresta Sidoarjo
Pewarta : Indra Setiawan
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2021