Tujuh musisi berbagi cerita karantina musik di Collabonation Camp

Tujuh musisi berbagi cerita karantina musik di Collabonation Camp

IM3 Collabonation Camp. (Instagram/@im3ooredoo)

Jakarta (ANTARA) - Tujuh musisi dalam negeri membagikan pengalaman mereka saat harus menjalani karantina selama tujuh hari dalam proyek musik Collabonation Camp.

Mereka adalah Iga Massardi, Asteriska, Kunto Aji, Baskara Putra, Sal Priadi, Rendy Pandugo, dan Petra Sihombing, yang menjalani karantina untuk berkolaborasi menuangkan ide dan pemikiran dalam membuat karya musik.

"Selama seminggu enggak pernah ada adaptasi yang susah, maksudnya kita selama ini pernah ada kerja sama dengan yang lain. Ketika kita kasih ide satu sama lain itu tidak sulit," kata Iga Massardi dalam jumpa pers virtual, Rabu.

Baca juga: Musisi muda Ayesha bangga terlibat dalam "The Earth Orchestra"

Meski datang dari latar belakang musik yang berbeda, ketujuh musisi ini mengatakan bahwa mereka tidak menemukan kesulitan dalam menjalin chemistry selama masa karantina yang tetap menerapkan protokol kesehatan ketat tersebut.

"Gue cukup surprise ketika ide datang dari yang lain tidak ada sanggahan tapi bagaimana ide ini bisa masuk ke semuanya," ujar Iga Massardi yang juga vokalis dari Barasuara tersebut.

Hasilnya sebanyak tiga buah lagu pun berhasil diciptakan dari pemikiran ketujuh musisi yang terlibat dalam proyek musik yang digagas IM3 Ooredoo tersebut.

Ketiga lagu tersebut berjudul "Irama", "Putaran", dan "Angin di Lautan" yang masing-masing memiliki tema besar tentang  berbagi optimisme di masa sulit akibat pandemi COVID-19 ini.

Keseluruhan proses dan hasil kegiatan dari Collabonation Camp ini bisa dinikmati melalui sebuah serial yang dapat disaksikan kanal YouTube IM3 Ooredoo.

Baca juga: Pemerintah wadahi musisi terus berkarya di tengah pandemi

Baca juga: Musisi Indonesia ambil bagian di Music Lane Festival Okinawa 2021

Baca juga: Rossa belajar cara kerja musisi Korea Selatan
Pewarta : Yogi Rachman
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021