3.000 pelaku pariwisata Sulawesi Utara divaksin

3.000 pelaku pariwisata Sulawesi Utara divaksin

Sebanyak 300 orang dari 3.000 pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif serta masyarakat sadar wisata (MASATA) di Sulawesi Utara mulai divaksin dalam program vaksinasi Pencanangan Vaksinasi COVID-19 Bagi Pelaku Usaha Pariwisata . (1)

Manado (ANTARA) - Sebanyak 300 orang dari 3.000 pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif serta masyarakat sadar wisata (MASATA) di Sulawesi Utara mulai jalani vaksinasi COVID-19 dalam program vaksinasi tahap kedua, Jumat.

"Program vaksinasi ini dapat terlaksana berkat dukungan dari Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Kami mengucapkan terima kasih atas mobilisasi yang terus bergerak, dan hari ini pelaku pariwisata mendapatkan vaksinasi di Graha Bumi Beringin, Kota Manado," kata Menparekraf saat meninjau Pencanangan Vaksinasi COVID-19 Bagi Pelaku Usaha Pariwisata di Provinsi Sulut, Jumat.

Baca juga: Sudah divaksin, amankah bertemu orang lain?

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melihat langsung berjalannya proses vaksinasi ini.

Didampingi Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw, Menparekraf Sandiaga melihat alur vaksinasi mulai dari pendaftaran, proses skrining, dan observasi.

Baca juga: Guinea dapat sumbangan 200.000 dosis vaksin COVID dari China

Sulut, tepatnya Likupang, kata Menteri merupakan salah satu dari lima destinasi super prioritas yang ditetapkan pemerintah.

"Melalui program vaksinasi ini diharapkan dapat memberikan motivasi bagi pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif untuk segera bangkit," ujarnya.

Baca juga: India mengaku miliki banyak vaksin COVID untuk rakyatnya sendiri

Sandiaga menekankan kembali pentingnya penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin sehingga Kemenparekraf/Baparekraf akan terus meningkatkan dan mendorong penerapan 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) dan 3T (testing, tracing, treatment) di masing-masing destinasi wisata.

"Hal ini merupakan bentuk dukungan dan keberpihakan pemerintah kepada pelaku usaha khususnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak pandemi COVID-19," sebutnya.

Baca juga: 1.172 anggota TNI dan Polri di NTB dilatih jadi petugas vaksinasi

Menteri optimistis dengan kolaborasi ini, di tahun 2021 industri pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia khususnya di Provinsi Sulut akan bangkit kembali seiring dengan dilaksanakannya program vaksinasi ini. ***3***
Pewarta : Karel Alexander Polakitan
Editor: Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2021