Pasien COVID-19 yang sembuh di Sulteng bertambah jadi 10.895 orang

Pasien COVID-19 yang sembuh di Sulteng bertambah jadi 10.895 orang

Petugas memegang papan imbauan saat menggelar operasi yustisi protokol kesehatan di Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (24/9/2020). ANTARA/Mohamad Hamzah.

Palu (ANTARA) - Juru Bicara Pusat Data dan Informasi (Pusdatina) COVID-19 Provinsi Sulawesi Tengah Moh. Haris Kariming menyebut pasien virus corona yang sembuh di daerah itu bertambah menjadi 10.895 orang.

"Hari ini 56 pasien COVID-19 dinyatakan telah sembuh, sehingga secara kumulatif total pasien COVID-19 yang sembuh di Sulteng berjumlah 10.895 orang," katanya di Kota Palu, Senin malam.

Ia menerangkan 56 orang tersebut berada di sejumlah daerah, antara lain tiga orang di Kota Palu, empat orang di Kabupaten Poso, satu orang di Banggai dan 48 orang di Buol.

Baca juga: Pasien COVID-19 di Purbalingga yang sembuh 5.045 orang

Mereka yang sudah sembuh, lanjutnya, telah diizinkan pulang, namun harus menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan dan penyebaran COVID-19 agar tidak kembali terpapar.

"Sementara itu 81 orang terkonfirmasi positif COVID-19 hari ini, antara lain 18 orang di Kota Palu, 20 orang di Kabupaten Parigi Moutong, 37 orang di Buol, dua orang di Donggala, satu orang di Tolitoli, Sigi, Poso dan Banggai," ujarnya.

Baca juga: Pasien sembuh COVID-19 bertambah 6.349, positif 4.952 orang

Sehingga secara kumulatif total pasien yang terkonfirmasi COVID-19 sampai saat ini berjumlah 11.906 orang.

Selain itu total pasien COVID-19 yang meninggal dunia sampai saat ini berjumlah 317 orang.

"Sebanyak 694 pasien COVID-19 saat ini menjalani karantina secara mandiri maupun di pusat pelayanan kesehatan milik pemerintah daerah setempat. Mari kita doakan agar mereka semua dapat sembuh," terangnya.

Baca juga: Pasien COVID-19 yang sembuh di Sulteng bertambah menjadi 10.839 orang

Ia meminta masyarakat mendukung tim pengawas dinas kesehatan kabupaten da kota di Sulteng yang melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang pernah melakukan kontak dengan pasien positif COVID-19.

Selain itu, warga harus menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan dan penyebaran COVID-19.

"Pencegahan yakni dengan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak serta menjauhi kerumunan. Langkah tersebut sangat penting dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran dan penularan COVID-19 di Sulteng," katanya.

Pewarta : Muhammad Arshandi
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2021