Arminia, Bremen dan Cologne masih terancam degradasi seusai kalah

Arminia, Bremen dan Cologne masih terancam degradasi seusai kalah

Pemain sayap Arminia Bielefeld Andreas Voglsammer (kanan) berusaha melewati hadangan bek TSG Hoffenheim Stefan Posch dalam lanjutan Liga Jerman di Stadion SchuecoArena, Bielefeld, Jerman, Sabtu (15/5/2021). (ANTARA/REUTERS/IMAGO/Ulrich Hufnagel)

Jakarta (ANTARA) - Arminia Bielefeld, Werder Bremen dan FC Cologne masih sama-sama terancam degradasi dari kasta tertinggi Liga Jerman seusai ketiganya kompak gagal meraih kemenangan dalam rangkaian laga pekan ke-33 yang berlangsung Sabtu.

Arminia yang menjamu TSG Hoffenheim di Stadion SchuecoArena, tampil kurang efektif ketika hanya bermain imbang 1-1.

Arminia malah sempat tertinggal lebih dulu dari tamunya saat laga baru berusia lima menit dan Andrej Kramaric melepaskan sepakan kaki kiri keras menyelesaikan serangan cepat yang diakhiri umpan Sargis Adamyan.

Tuan rumah membalas pada menit ke-23 lewat eksekusi tendangan bebas akurat Andreas Volglsammer yang mulus melewati pagar hidup dan bersarang ke pojok kiri atas gawang tak terjangkau kiper Philipp Pentke.

Sesudah itu Pentke membukukan lima penyelamatan penting sepanjang laga yang mampu mencegah Arminia mengonversi percobaan-percobaan tembakan mereka.

Sebaliknya Kramaric nyaris merestorasi keunggulan Hoffenheim jika saja sundulannya tak ditepis kiper Stefan Ortega Moreno pada menit ke-75.

Baca juga: Hertha jauhi ancaman degradasi seusai pecundangi Schalke

Di WWK Arena, Bremen harus menelan kekalahan 0-2 dari tuan rumah FC Augsburg dalam pertandingan yang berakhir dengan situasi 10 lawan 10.

Ruben Vargas membuat tuan rumah main dengan 10 pemain sejak menit ke-13 karena kartu merah yang diterimanya, tetapi situasi itu gagal dimanfaatkan oleh Bremen.

Bremen malah harus ikut menuntaskan pertandingan dengan 10 pemain empat menit memasuki babak kedua setelah Christian Gross menerima kartu kuning kedua.

Situasi 10 vs 10 mampu dimanfaatkan oleh Augsburg yang memecahkan kebuntuan lewat Rani Khedira pada menit ke-57.

Kemenangan Augsburg dilengkapi jadi 2-0 oleh eksekusi penalti Daniel Caligiuri tepat di pengujung waktu normal.

Sementara itu di Olympiastadion, Cologne harus rela bermain imbang 0-0 kontra Hertha Belrin setelah gagal memanfaatkan satu pun dari 12 percobaan tembakan yang mereka lepaskan sepanjang laga.

Baca juga: Schalke jegal kesempatan Frankfurt masuk empat besar

Kendati demikian hasil tiga pertandingan di atas paling menguntungkan bagi Augsburg dan Hertha yang dipastikan lolos dari ancaman degradasi. Augsburg naik ke urutan ke-12 dengan 36 poin, sedangkan Hertha (35) tak beranjak dari posisi ke-14.

Tim lain yang mendapat sedikit keuntungan adalah Cologne, yang setidaknya masih bisa berjuang menghindari degradasi di putaran pekan pemungkas nanti.

Cologne memang tetap di zona merah, tertahan di urutan ke-17, tetapi kini memiliki 30 poin, tertinggal hanya dua poin dari Arminia yang naik ke posisi ke-15 dan satu poin dari Bremen yang turun ke peringkat ke-16.

Di pertandingan pemungkas yang berlangsung serentak pada Sabtu (22/5) pekan depan, Cologne akan menjamu Schalke di RheinEnergie, Arminia bertandang ke markas VfB Stuttgart dan Bremen menghadapi Borussia Moenchengladbach di kandang sendiri.

Baca juga: Leverkusen kunci tiket Europa lantaran Gladbach dikalahkan Stuttgart
Baca juga: Lewandowski samai rekor Gerd Mueller kendati Bayern diimbangi Freiburg
Pewarta : Gilang Galiartha
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
COPYRIGHT © ANTARA 2021