Banjir Sungai Kayan telan korban, perahu terbalik di Antutan

Banjir Sungai Kayan telan korban, perahu terbalik di Antutan

Kawasan hulu Sungai Kayan, Desa Antutan, TKP pada Senin (24/5/2021) (antara/Iskandar Zulkarnaen)

Tanjung Selor (ANTARA) - Arus deras karena meluapnya Sungai Kayan, Kalimantara Utara (Kaltara) karena banjir kiriman dari pedalaman menyebabkan perahu terbalik, satu korban selamat dan satu dinyatakan hilang, Senin (24/5) sekitar pukul 12.00 WITA.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bulungan Ali Fatonah, di Tanjung Selor, Senin malam, membenarkan peristiwa itu yang menimpa dua orang saat menaiki perahu tersebut di Desa Antutan, Kabupaten Bulungan.

Ia sudah melaporkan kejadian itu kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Tarakan, dan telah direspons dengan bantuan menurunkan tim pencarian.

Sesuai laporan Posko BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Bulungan menerima informasi korban perahu terbalik ada dua orang, satu selamat dan satu masih dalam pencarian.

Kronologis kejadian, korban menyeberang ke kebun menggunakan perahu di Sungai Kayan, sekitar Desa Antutan, Kabupaten Bulungan sekitar pukul 12.00 WITA.

Saat perahu telah hampir sampai di pinggir sungai, tiba-tiba mesinnya mati.

Arus sungai yang deras akibat banjir menyebabkan perahu yang mesinnya mati itu, terbalik dihantam batang pohon yang hanyut terbawa pusaran air.

Satu penumpang berjenis kelamin wanita selamat dengan berpegang pada batang pohon yang hanyut, sedangkan satu korban hilang.

Saat air sungai meluap akibat banjir, maka batang-batang pohon dari berbagai anak sungai ikut hanyut sehingga membahayakan pelayaran.

Warga setempat dilaporkan segera melakukan pencarian terhadap korban.

Peralatan yang dibawa, yakni masing-masing satu buah Perahu karet, perahu politline, mesin 9.8, mesin 18, satu terpal 3x4, dan satu kantong mayat.

Selain itu, empat dayung, dua pancing, dua tali tambang, lima life jaket, lima pcs lateks dan 10 pcs masker.

Anggota posko yang terlibat pencarian, yaitu personel Syarifudin (korlap), Hamid Syahrudin, Syafarudin, dan Sabriansyah

Sedangkan yang bersiaga di posko, yakni Nuraliansyah dan Buyung Barkah.

Kondisi di lapangan, Senin (24/5) petang, banjir di kawasan perkotaan sudah mulai surut namun beberapa kawasan di hulu sungai masih tergenang banjir, antara lain depan SD Kerubung, sebagian kawasan Pejalin dan Penisir.

Sebelumnya, banjir kiriman dari pedalaman Sungai Kayan, Jumat (21/5) siang, telah tiba di Tanjung Selor, Bulungan menyebabkan sebagian daerah di ibu kota Kaltara itu tergenang air.

Dilaporkan seperti prediksi BPBD Kaltara ternyata benar banjir kiriman dari pedalaman kini tiba di Tanjung Selor, Jumat (21/5) siang.

Air deras dari pedalaman terlihat mulai menggenangi beberapa kawasan usai Shalat Jumat atau pukul 13.00 WITA.
Baca juga: Satu desa di Bulungan Kalimantan Utara terendam banjir
Baca juga: Banjir rendam tiga desa Bulungan
Pewarta : Iskandar Zulkarnaen
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2021