Seorang warga Natuna ditemukan meninggal saat mencari madu di hutan

Seorang warga Natuna ditemukan meninggal saat mencari madu di hutan

Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad Jawasan (43), warga Natuna yang ditemukan meninggal dunia saat mencari madu di hutan, Rabu (7/7/2021). ANTARA/HO-Humas SAR Natuna

Natuna (ANTARA) - Seorang warga Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Jawasan (43) ditemukan meninggal dunia, sehari setelah hilang saat mencari madu di hutan Desa Sepempeng, Kecamatan Bunguran Timur, Rabu.

Kepala Kantor SAR Natuna Mexianus Bekabel menyampaikan bahwa tim gabungan menemukan jasad korban tergeletak di bawah pohon, sekitar pukul 06.45 WIB.

Menurutnya, korban diduga terjatuh dari atas pohon saat mengambil madu dengan ketinggian sekitar 25 meter. Yang bersangkutan mengalami luka parah pada bagian kepala akibat benturan.

"Jenazah korban sudah diserahkan ke pihak keluarga," ujar Mexianus.

Mexianus menjelaskan awalnya Jawasan pamit kepada keluarga untuk mencari madu di hutan, Selasa (6/7). Namun hingga sore hari korban tak kunjung pulang ke rumah.

Pihak keluarga yang merasa khawatir melaporkan kejadian itu kepada Kantor SAR Natuna. Setelahnya, tim gabungan langsung turun mencari korban di hutan.

"Hingga Selasa malam sekitar pukul 01.00 WIB, korban belum berhasil ditemukan," katanya pula.

Mexianius mengapresiasi kepada seluruh unsur gabungan meliputi SAR, TNI, Polri, dan warga yang terlibat dalam operasi SAR tersebut.

Operasi SAR dilakukan terhadap kondisi membahayakan manusia satu orang tersesat saat mencari madu di hutan Desa Sepempang dinyatakan selesai dan ditutup.
Baca juga: Diserang babi hutan, seorang petani di Mukomuko meninggal
Baca juga: Tahanan kabur di Sampit meninggal ditembak di hutan
Pewarta : Ogen
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2021