Pemkot Jaktim gandeng tokoh agama untuk sosialisasi perayaan Idul Adha

Pemkot Jaktim gandeng tokoh agama untuk sosialisasi perayaan Idul Adha

Petugas kesehatan hewan memeriksa gigi hewan kurban untuk memastikan kondisi kesehatannya menjelang Idul Adha di Jakarta, Kamis (15/7/2021). ANTARA/HO-Sudin Kominfotik Jakarta Selatan/aa.

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Jakarta Timur menggandeng sejumlah tokoh agama untuk menyosialisasikan perayaan Idul Adha pada saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar mengatakan bahwa pihaknya telah membicarakan mengenai Seruan Gubernur DKI Jakarta Nomor 11 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan Hari Raya Idul Adha dengan para tokoh agama Islam di wilayahnya.

Baca juga: Aplikasi, "e-commerce" dan dompet digital penyedia kurban online

"Pada tanggal 16 Juli 2021 telah dilakukan pertemuan dengan tokoh agama (ulama, ummaro), MUI, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Jakarta Timur bersama dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dalam rangka mensosisalisasikan Seruan Gubernur tersebut," kata Muhammad Anwar saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Sabtu.

M. Anwar menambahkan bahwa Seruan Gubernur DKI Jakarta Nomor 11 tersebut menjadi acuan bagi Pemkot Jakarta Timur dalam pelaksanaan shalat Idul Adha.

Baca juga: KPPU ingatkan pedagang jangan timbun bahan pangan jelang Idul Adha

Dijelaskan dalam Seruan Gubernur tersebut bahwa pelaksanaan shalat Idul Adha untuk sementara dilakukan di rumah masing-masing saat pelaksanaan PPKM Darurat.

Baca juga: Pemkot Jakarta Barat periksa 13.429 hewan kurban jelang Idul Adha

M. Anwar pun berharap para tokoh agama di masing-masing wilayah kecamatan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait dengan perayaan Idul Adha saat pelaksanaan PPKM Darurat.

"Harapannya para tokoh agama dapat bersama-sama untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat dilingkungan sekitarnya," ujar M. Anwar.
Pewarta : Yogi Rachman
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021