Bupati Sleman siap jawab tantangan Menko Marives

Bupati Sleman siap jawab tantangan Menko Marives

Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Sleman, Jumat (6/9/2021). ANTARA/HO-Humas Pemkab Sleman

Sleman (ANTARA) - Bupati Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Kustini Sri Purnomo mengaku siap menjawab tantangan yang diberikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan untuk meningkatkan vaksinasi COVID-19 hingga empat kali lipat.

"Kami siap menaikkan target peserta vaksinasi. Bahkan hal itu sejalan dengan rangkaian percepatan vaksinasi yang ditargetkan Pemkab Sleman," kata dia di Sleman, Jumat.

Menko Luhut Binsar Pandjaitan saat meninjau vaksinasi COVID-19 di Sleman pada Jumat meminta target vaksinasi di Kabupaten Sleman dinaikkan empat kali lipat.

Dalam kunjungannya ke Sleman, ia meninjau pelaksanaan vaksinasi massal dan mengunjungi selter isolasi terpusat (isoter) Asrama Haji Sleman.

Ia meminta Bupati Sleman menaikkan target vaksinasi hingga empat kali lipat. Target tersebut disesuaikan dengan rencana vaksinasi 2,3 juta orang per hari ke depannya.

Baca juga: Luhut tinjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Sleman

Bupati Kustini mengatakan target peserta vaksinasi harian di Sleman sudah mencapai angka sekitar 5.000 orang. Jumlah tersebut sudah melebihi jumlah peserta vaksin yang ditetapkan pada daerah PPKM level 4 yakni 2.700 orang.

"Selain meningkatkan target peserta, fasilitas layanan kesehatan yang melaksanakan vaksinasi juga akan diperkuat. Saat ini 25 puskesmas yang ada di Sleman setiap harinya menyelenggarakan vaksin lebih dari 200 dosis," katanya.

Pemkab Sleman juga berencana melibatkan mahasiswa kedokteran sebagai tenaga vaksinator tambahan.

Dengan sejumlah rencana tersebut, Kustini optimistis target vaksinasi segera dicapai.

"Jumlah tersebut juga sangat mungkin bertambah mengingat banyaknya permintaan vaksin di luar faskes setiap harinya. Artinya kita bisa memenuhi target itu," katanya.

Ia mengatakan cangkupan vaksinasi di Kabupaten Sleman telah mencapai 39,7 persen.

"Untuk dosis pertama telah disuntikkan sebanyak 352.987 atau 40,2 persen, sedangkan dosis kedua mencapai 144.491 atau 16,4 persen," katanya.

Baca juga: Menko Luhut: Warga isoman bergabung di lokasi isolasi terpusat
Baca juga: Luhut pastikan kesiapan fasilitas isolasi terpusat-vaksinasi Solo-DIY
Pewarta : Victorianus Sat Pranyoto
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2021