Weibo bekukan akun penggemar BTS karena menggalang dana secara ilegal

Weibo bekukan akun penggemar BTS karena menggalang dana secara ilegal

Weibo (ANTARA News/Ilustrasi)

Jakarta (ANTARA) - Platform media sosial China, Weibo, membekukan akun klub penggemar boyband K-pop BTS selama 60 hari karena telah melakukan penggalangan dana secara ilegal.

Keputusan tersebut dilakukan Weibo setelah foto pesawat khusus Jeju Air bergambar Jimin, salah satu personel BTS, beredar secara daring pada pekan lalu. Pesawat tersebut merupakan bagian dari rencana klub untuk merayakan ulang tahun Jimin yang ke-26 pada bulan Oktober.

Aksi tersebut menuai kritik di dunia maya karena dianggap berlebihan. Menyusul reaksi tersebut, Weibo mendesak penggemar agar menjadi “rasional” ketika mengidolakan selebriti untuk “lingkungan internet yang harmonis dan sehat”.

“Weibo dengan tegas menentang perilaku mengidolakan bintang yang tidak rasional dan akan menanganinya dengan serius,” kata Weibo dalam sebuah pernyataan pada Minggu (5/9) waktu setempat, dikutip dari Associated Press, Selasa.

Baca juga: Usai ditangkap, Kris Wu "lenyap" di berbagai platform medsos China

Menurut laporan Global Times, klub penggemar mulai menggalang dana pada bulan April untuk mempersiapkan perayaan ulang tahun. Lebih dari 1 juta yuan atau sekitar Rp2,2 miliar berhasil dikumpulkan dalam tiga menit pertama dan meningkat menjadi 2,3 juta yuan atau sekitar Rp5 miliar pada jam pertama.

Klub juga dikabarkan berencana memasang iklan di surat kabar seperti The New York Times untuk merayakan ulang tahun Jimin.

Pembatasan yang diberlakukan pada akun penggemar yang memiliki lebih dari 1,1 juta pengikut di Weibo itu terjadi di tengah kampanye pemerintah China untuk membersihkan industri hiburan dan mendesak “perilaku irasional” yang ditunjukkan oleh penggemar.

Presiden China Xi Jinping telah menyerukan “peremajaan nasional” dengan kontrol yang lebih ketat terhadap bisnis, pendidikan, budaya, dan agama, termasuk mengurangi akses anak-anak bermain game online.

Pekan lalu, pemerintah juga melarang laki-laki berpenampilan feminin tampil di televisi dan melarang acara pengembangan idola karena dianggap memiliki "nilai moral rendah" yang bisa menjadi pengaruh buruk bagi kaum muda.

Weibo mengatakan dalam pernyataan terpisah bahwa perusahaan juga melarang 21 akun klub penggemar lainnya selama 30 hari karena mengunggah konten “pengidolaan selebriti yang tidak rasional”. Akun penggemar yang diblokir sebagian besar berpusat di sekitar selebriti K-pop, seperti anggota boyband Korea Selatan NCT dan EXO, dan girlband Blackpink.

Baca juga: 1.389 pemilik akun Sina Weibo dilarang unggah status

Baca juga: Sina Weibo hapus 145 akun pesohor internet China

Baca juga: Direktur Humas Weibo ditangkap terkait dugaan kasus suap
Pewarta : Rizka Khaerunnisa
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2021