Kemenkes: COVID-19 bertambah 3.948 kasus, tertinggi Jatim

Kemenkes: COVID-19 bertambah 3.948 kasus, tertinggi Jatim

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Selasa (14/9/2021). ANTARA/Willy Irawan

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kesehatan menyebut penambahan jumlah kasus konfirmasi positif COVID-19 mencapai 3.948 kasus pada Rabu.

Dari siaran pers Kemenkes yang diterima ANTARA di Jakarta, Rabu, menjelaskan provinsi dengan penambahan kasus konfirmasi positif COVID-19 tertinggi adalah Jawa Timur dengan 436 kasus.

Disusul Jawa Barat dan Jawa Tengah dengan masing-masing 384 kasus dan 332 kasus. DKI Jakarta dan Sumatera Utara di posisi berikutnya dengan 305 kasus dan 250 kasus.

Baca juga: Kemenkes: Penanggulangan COVID-19 Indonesia salah satu terbaik dunia
Baca juga: Kemenkes latih perangkat RT/RW sebagai penyampai informasi vaksinasi


Sementara jumlah pasien yang berhasil sembuh dari penularan COVID-19 pada Rabu mencapai 11.046 pasien dengan jumlah pasien sembuh tertinggi disumbang Provinsi Sumatera Utara dengan 2.725 pasien.

Di posisi kedua dan ketiga ada Jawa Tengah dengan 1.917 pasien dan Jawa Barat 988 pasien sembuh.

Selanjutnya Bali dan Jawa Timur dengan masing-masing 801 pasien dan 686 pasien sembuh.

Baca juga: Aplikasi telemedisin OkeKlinik tawarkan perawatan long COVID
Baca juga: Jaga sesama dengan PeduliLindungi


Jumlah pasien meninggal akibat COVID-19 di Tanah Air pada hari ini tercatat ada 267 pasien. Dari jumlah tersebut, Sumatera Utara berada di urutan pertama dengan 50 pasien meninggal.

Disusul Jawa Tengah sebanyak 39 pasien meninggal.

Jawa Timur dan Jawa Barat di urutan berikutnya dengan masing-masing sebanyak 23 dan 22 pasien meninggal. Aceh di posisi selanjutnya dengan 18 pasien meninggal.

Secara nasional, jumlah kasus aktif turun sebanyak 7.365 kasus menjadi 84.963 kasus aktif.

Jumlah spesimen yang diperiksa pada Rabu sebanyak 232.441 spesimen dengan positivity rate sebesar 2,57 persen.

Baca juga: Presiden : RI tidak masuk 10 negara kasus COVID-19 tertinggi di dunia
Baca juga: TIK disebut sebagai sektor yang paling cepat pulih di tengah pandemi
Baca juga: Pemerintah dorong vaksinasi lansia dan remaja
Pewarta : Anita Permata Dewi
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021