Usai dosen, 1.500 mahasiswa Universitas Muria Kudus jalani vaksinasi

Usai dosen, 1.500 mahasiswa Universitas Muria Kudus jalani vaksinasi

Seorang mahasiswa UMK melakukan vaksinasi COVID-19 di auditorium Universitas Muria Kudus, Jawa Tengah, Rabu (22/9/2019). (FOTO ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif)

Kudus, Jateng (ANTARA) - Sebanyak 1.500 mahasiswa Universitas Muria Kudus (UMK), Jawa Tengah, menjalani vaksinasi COVID-19 untuk dosis pertama dari rencana semua mahasiswa yang belum menjalani vaksinasi, karena sebelumnya semua dosen sudah menjalani vaksinasi.

"Sebelumnya juga sudah ada 200-an mahasiswa yang sudah menjalani vaksinasi COVID-19, sedangkan saat ini sasarannya 1.500 mahasiswa sesuai jumlah vaksin yang tersedia hasil kerja sama dengan Polres Kudus," kata Rektor UMK Prof Dr Ir Darsono, MSi  didampingi Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma di sela-sela memantau pelaksanaan vaksinasi mahasiswa di auditorium UMK Kudus, Rabu.

Jumlah vaksin yang diusahakan oleh Polres Kudus, kata dia, totalnya mencapai 3.000 dosis, namun untuk mahasiswa disediakan alokasi sebanyak 1.500 dosis, selebihnya untuk masyarakat umum yang belum melakukan vaksinasi COVID-19.

Untuk semua mahasiswa, katanya,  tentu kurang karena totalnya ada 11.500 mahasiswa, namun sebagian ada yang mengikuti vaksinasi di luar.

Ia menyamput positif kegiatan tersebut karena bertujuan meningkatkan capaian okupansi masyarakat yang melakukan vaksinasi yang hingga kini masih perlu ditingkatkan. Adanya kolaborasi banyak pihak, termasuk Porles Kudus dengan BEM UMK patut diapresiasi.

Melalui vaksinasi tersebut, diharapkan bisa mengakhiri pandemi ini agar aktivitas masyarakat normal kembali, termasuk kegiatan di kampus, terutama aktivitas perkuliahan juga kembali digelar.

"Senyampang animo masyarakat melakukan vaksinasi cukup tinggi, ketersediaan vaksinnya juga harus diimbangi agar capaiannya nanti juga sesuai target," kata Darsono.

Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma mengakui masih mengusahakan ketersediaan vaksin.

"Apapun merek vaksin yang ada akan diterima untuk disuntikkan kepada masyarakat dengan menyesuaikan prioritas sasaran, baik lansia maupun anak usia sekolah," katanya.

Dengan adanya vaksinasi di kalangan mahasiswa, diharapkan Kabupaten Kudus bisa mencapai 70-an persen sasaran vaksinasi sehingga bisa segera terbentuk herd immunity atau kekebalan kelompok, demikian Aditya Surya Dharma. 

Baca juga: Ratusan dosen Universitas Muria Kudus jalani vaksinasi COVID-19

Baca juga: UMK buat pelindung wajah corona untuk dibagikan ke tenaga medis

Baca juga: PT KAI berikan kesempatan mahasiswa Universitas Muria Kudus magang

 
Pewarta : Akhmad Nazaruddin
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2021