Temanggung luncurkan "Temanggung Gandem" percepat layanan masyarakat

Temanggung luncurkan

Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Temanggung Gotri Wijiyanto menunjukkan aplikasi "Temanggung Gandem" yang dapat diakses melalui android. ANTARA/Heru Suyitno

Temanggung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Temanggung meluncurkan aplikasi "Temanggung Gandem" untuk meningkatkan dan mempercepat pelayanan kepada masyarakat, kata Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Temanggung Gotri Wijiyanto.

Gotri di Temanggung, Kamis, mengatakan aplikasi berbasis android ini menjadi salah satu teknologi baru yang akan dikenalkan kepada masyarakat agar bisa mengetahui semua kegiatan, informasi, dan hal lainnya di Temanggung.

"Jadi yang dimasukkan dalam aplikasi tersebut semuanya real time, masyarakat bisa mengetahui saat itu juga apa kegiatan yang sedang dilakukan oleh Pemkab Temanggung," katanya.

Selain itu, katanya aplikasi ini juga mempunyai keunggulan, fasilitas pelayanan publik yang ada di semua kantor Pemkab Temanggung. Semua bisa diakses oleh masyarakat sehingga pelayanan kepada masyarakat akan lebih mudah dan cepat.

"Mau cetak KTP, akta kelahiran, dan pelayanan publik lainnya semua bisa diakses di aplikasi tersebut," katanya.

Baca juga: Bekasi terapkan aplikasi smart city kelola sampah
Baca juga: Yogyakarta targetkan 50 persen warga unduh Jogja Smart Service


Ia mengatakan tujuan dari aplikasi ini untuk semakin mempercepat dan mempermudah pelayanan publik sehingga ke depan masyarakat tidak harus datang ke kantor.

"Hal ini merupakan salah satu bagian dari smart city, Temanggung ke depan akan menjadi smart city dan semuanya harus dipersiapkan dengan baik," katanya.

Gotri menuturkan dalam aplikasi ini masyarakat bisa mengakses semua kebutuhan, termasuk berita-berita yang bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya sehingga masyarakat tidak lagi termakan berita-berita yang belum tentu kebenarannya.

Ia menyampaikan butuh masukan dari masyarakat sehingga aplikasi ini bisa semakin sempurna dalam menyajikan kebutuhan dan pelayanan publik.

"Masukan dari masyarakat sangat kami butuhkan, ke depan masyarakat bangun tidur sudah bisa mengetahui informasi dan pelayanan publik secara detail tanpa harus bertanya," katanya. 

Baca juga: Aplikasi Smart City 3.0 Kota Tangerang diadopsi Kabupaten Siak
Baca juga: Yogyakarta raih "Smart City Award" dengan dua aplikasi
Baca juga: Jakarta Smart City tampung aduan warga lewat aplikasi
Pewarta : Heru Suyitno
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021