Kemenperin: Industri agro sumbang PDB nonmigas hingga 50 persen

Kemenperin: Industri agro sumbang PDB nonmigas hingga 50 persen

Plt. Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika memberikan sambutan pada acara Serah Terima 150 Unit Konsentrator Oksigen dari Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI) kepada Kementerian Perindustrian di Jakarta, Kamis (23/9/2021). ANTARA/HO-Kementerian Perindustrian.

Jakarta (ANTARA) - Plt Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian Putu Juli Ardika mengatakan sektor industri agro patut diapresiasi karena telah memberikan kontribusi signifikan hingga lebih dari 50 persen kepada PDB industri pengolahan nonmigas.

“Bahkan, sektor industri agro juga patut diberikan apresiasi mengingat pada kuartal kedua ini, nilai ekspornya menembus 19,64 miliar dolar AS atau berkontribusi sebesar 28,24 persen terhadap ekspor nasional,” kata Putu melalui keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.

Kinerja industri agro salah satu ditunjukkan oleh industri makanan dan minuman yang berkontribusi sebesar 38,42 persen terhadap PDB industri pengolahan non migas. Hal ini, kata dia, tidak terlepas peran dari industri gula rafinasi sebagai pemasok bahan baku untuk penopang produksinya.

“Artinya AGRI (Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia) ikut menjaga ketersediaan bahan baku dengan harga kompetitif sehingga bisa mendukung industri mamin dapat tumbuh bagus,” katanya.

Lebih lanjut, Putu mengatakan sebagian besar industri agro merupakan sektor kritikal yang perlu dijaga aktivitas produksinya karena untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

“Pada saat PPKM, sektor industri ini tetap beroperasi. Apalagi, sektor industri sudah menyadari bahwa menjaga produktivitas, perlu menjaga kesehatan dan keselamatan para pekerjanya,” ujar Putu.

Ia menambahkan keterlibatan sektor industri sangat berarti dalam membantu pemerintah untuk pencegahan dan penanganan pandemi Covid-19.

“Partisipasi industri juga sangat membantu, mulai dari penyediaan oksigen medis dan tabungnya, konsentrator oksigen, hingga generator oksigen. Kami yakin, upaya ini dapat mempercepat mengatasi atau mengantisipasi jika adanya varian virus atau lonjakan kasus baru,” katanya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif AGRI Gloria Guida Manalu mengatakan bahwa AGRI yang berada dalam binaan Kemenperin, sudah sejalan untuk terus membantu menanggulangi pandemi Covid-19.

“Harapannya kerja sama yang baik ini bisa terus terjalin dan ke depannya, sehingga AGRI dapat terus merealisasikan komitmennya untuk bersama-sama para pemangku kepentingan lainnya memajukan dan menyejahterakan Indonesia,” katanya.

Baca juga: Kemenperin: Kontribusi sektor industri agro lampaui 50 persen
Baca juga: Kemenperin ajak pelaku industri agro bertransformasi ke Industri 4.0
Baca juga: Menperin paparkan potensi dan peluang Industri Agro
Pewarta : Risbiani Fardaniah
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2021