Jumlah pasien COVID-19 di RSUD Saiful Anwar Malang turun drastis

Jumlah pasien COVID-19 di RSUD Saiful Anwar Malang turun drastis

Foto arsip. Paviliun Graha Puspa Husada Rumah Sakit Umum Daerah (RSDU) dr Saiful Anwar Malang, yang dipergunakan sebagai pusat penanganan dan perawatan pasien positif COVID-19. (ANTARA/Vicki Febrianto)

Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Jumlah pasien konfirmasi positif COVID-19 yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Saiful Anwar Kota Malang, saat ini mengalami penurunan drastis, seiring dengan berkurangnya kasus konfirmasi COVID-19 di masyarakat.

Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Saiful Anwar Kota Malang dr Widodo Mardi Santoso di Kota Malang, Jawa Timur, Selasa mengatakan bahwa penurunan pasien yang dirawat sudah mulai terjadi pada Agustus 2021.

"Untuk pasien COVID-19 memang sudah menurun drastis. Pada akhir Agustus 2021, sudah mulai menurun, dan saat ini penurunan sangat drastis," kata Widodo.

Widodo menjelaskan, untuk saat ini, ada sebanyak tujuh orang pasien konfirmasi positif virus Corona yang dirawat di instalasi penanganan COVID-19. Sementara pada ruang Intensive Care Unit (ICU) COVID-19 hanya ada satu pasien yang dirawat. Total ada delapan pasien COVID-19.

Kondisi tersebut, lanjutnya, berbeda jauh dengan masa puncak penyebaran virus Corona. Pada puncak penyebaran COVID-19, fasilitas yang disiapkan untuk menangani pasien konfirmasi positif COVID-19 selalu penuh.

Pada masa awal pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), tingkat keterisian tempat tidur mencapai 98 persen, dari total 268 tempat tidur tersedia. Selain itu, ruang ICU juga dipenuhi pasien konfirmasi positif COVID-19 dengan gejala berat.

"Saat penuh, BOR mencapai 98 persen. Saat itu, kita merawat 250-260 pasien, dan untuk ICU penuh 20 orang, itu pada saat tinggi-tingginya," katanya.

Selama masa pandemi COVID-19, lanjutnya, RSUD Saiful Anwar Kota Malang telah merawat kurang lebih sebanyak 6.500 orang pasien rawat inap. Sementara untuk pasien rawat jalan, tercatat kurang lebih mencapai 14.000 orang.

"Menurunnya drastis sekali memang. Saat ini bisa dikatakan yang terendah sejak pertama kali rumah sakit jadi rujukan COVID-19," tambahnya.

Saat ini, dalam satu hari, tidak selalu ada penambahan pasien konfirmasi positif COIVD-19 yang harus dirawat di RSUD Saiful Anwar Kota Malang. Kondisi itu memberikan relaksasi kepada para tenaga kesehatan yang selama ini berjuang untuk merawat pasien konfirmasi COVID-19.

"Sekarang tidak setiap hari ada pasien. Paling kalaupun ada biasanya hanya satu, tetapi jarang sekali karena sudah menurun drastis," ujarnya.

Di Kota Malang, secara keseluruhan ada sebanyak 15.494 kasus konfirmasi positif COVID-19. Dari total tersebut, sebanyak 14.356 orang dilaporkan telah sembuh, 1.119 orang dinyatakan meninggal dunia, dan sisanya berada dalam perawatan.

Baca juga: Keterisian ruang isolasi COVID-19 RSSA Malang capai 85 persen

Baca juga: RSUD siapkan rumah sakit lapangan penanganan COVID-19 di Kota Malang

Baca juga: Pemkot siapkan RSUD Kota Malang jadi pusat penanganan virus corona

Pewarta : Vicki Febrianto
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2021