Bangunan dua tingkat di Muara Teweh ludes terbakar

Bangunan dua tingkat di Muara Teweh ludes terbakar

Sejumlah warga melihat sisa kebakaran di Jalan Pangeran Antasari Gang Melati RT 01 Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, Sabtu (16/10/2021) pagi. ANTARA/Kasriadi

Muara Teweh (ANTARA) - Sebuah bangunan dua tingkat di kawasan padat penduduk di Jalan Pangeran Antasari Gang Melati RT 01 Kelurahan Melayu atau di kawasan Pasar Ipu Muara Teweh Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, Jumat (15/10) malam ludes terbakar.

Bangunan dua tingkat yang terbakar itu berfungsi sebagai tempat tinggal dan atasnya sebagai sarang burung walet serta barak tiga pintu.

"Saat kejadian saya tidak berada di rumah sedang memancing ikan di lanting (bangunan terapung) di Sungai Barito," kata Marwan Hakim pemilik rumah yang terbakar ditemui di lokasi kejadian di Muara Teweh, Sabtu pagi.

Peristiwa kebakaran itu terjadi pada Jumat malam sekitar pukul 23.00 WIB, di mana Wawan pangilan akrab Marwan Hakim sekitar pukul 21.00 WIB meninggalkan rumah untuk memancing ke Sungai Barito atau tidak jauh dari tempat tinggalnya.

Saat kejadian di rumahnya memang tidak ada orang, karena istri dan anaknya sedang berada di Puruk Cahu Kabupaten Murung Raya, jadi tinggal dia sendiri berada di rumah.

"Pada malam itu saya pergi memancing ikan dan baru tahu ada kebakaran setelah warga ribut meneriakkan ada kebakaran dan saya tidak menyangka rumah yang terbakar itu tempat tinggal kami," katanya.

Baca juga: Belasan rumah di kawasan Badui kebakaran
Baca juga: Kebakaran di permukiman Badui Dalam menjadi 23 unit rumah


Menurut dia, berdasarkan keterangan warga sekitar saat kejadian ada mendengar suara letupan dan melihat kobaran yang berasal dari ruang tamu rumahnya.

"Saya tidak tahu apa penyebabnya kebakaran ini, karena di ruang tamu itu hanya ada televisi, namun itu pun tidak nyala atau mati, dan saya tidak men-charger telepon seluler, karena HP saya bawa waktu pergi memancing," ujar Wawan.

Kobaran api sangat cepat menghanguskan bangunan karena berkonstruksi dari kayu dan api menyeberang ke bangunan barak yang memiliki tiga pintu juga dari kayu yang berada di depannya.

Akibat kebakaran itu, bangunan lainnya kena dampak yakni sebuah rumah beton dua lantai milik Mubarak, rumah milik Anang Bakhtiar dan barak dua pintu milik Aprijal Delmi.

Kebakaran berhasil dipadamkan sekitar pukul 00.35 WIB dengan bantuan pemadaman oleh masyarakat setempat, personel BPBD, Damkar dan relawan dengan mengerahkan lima unit water suply BPBD, empat unit mobil Damkar dan sarana lainnya.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Barito Utara Rizali Hadi mengatakan dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa, sedangkan kerugian masih belum diketahui

"Rencananya hari ini kami akan menyalurkan bantuan berupa sembako dan barang lainnya kepada korban kebakaran baik pemilik rumah dan penghuni barak," kata Rizali.

Baca juga: Sebanyak 63 rumah terbakar di Bima
Baca juga: Ratusan rumah di kawasan Borobudur Manokwari ludes terbakar
Baca juga: Belasan rumah di Makassar ludes terbakar
Pewarta : Kasriadi
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021