Penny K. Lukito sebut BPOM komit wujudkan slogan World Food Day

Penny K. Lukito sebut BPOM komit wujudkan slogan World Food Day

Tangkapan layar - Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Penny K. Lukito dalam acara via daring bertajuk World Food Day, Our Actions are Our Future yang diikuti di Jakarta, Selasa (19/10/2021). ANTARA/Youtube Badan POM RI/pri.

Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Penny K. Lukito menyatakan BPOM komit untuk mewujudkan Better Production, Better Nutrition, Better Environment and Better Life sesuai dengan slogan World Food Day 2021.

"Selamat Hari World Food Day untuk kita semua dan tentunya tujuan dari pertemuan pada hari ini menunjukkan komitmen kita bersama untuk mendukung tujuan dari peringatan World Food Day setiap tahunnya," kata Penny dalam acara via daring bertajuk World Food Day, Our Actions are Our Future yang diikuti di Jakarta, Selasa.

Pihaknya menegaskan komitmennya untuk mendukung peringatan World Food Day setiap tahunnya.

Dalam peringatan World Food Day tahun ini, BPOM mengadakan berbagai rangkaian acara yaitu virtual launching, virtual exhibition, UMKM Camp serta penganugerahan pemenang lomba Badan POM.

Baca juga: BPOM: Pengembangan obat herbal butuh kemampuan industri dan pendanaan

Baca juga: BPOM dorong pengembangan obat herbal terstandar dan fitofarmaka


Penny menyebut pelaksanaan pengawasan obat dan makanan yang dilakukan BPOM telah memenuhi slogan World Food Day yakni Our Action Our Future, Better Production, Better Nutrition, Better Environment and Better Life.

"BPOM sendiri terkait dengan tiga hal tadi, yakni dengan better production, makanan yang dihasilkan tentunya dalam suatu produksi yang memenuhi standar-standar cara produksi pangan olahan yang baik akan dihasilkan produk yang bernutrisi yang memberi manfaat pada siapapun yang mengkonsumsinya," kata Penny.

Pihaknya memiliki tugas dan tanggung jawab mengawasi label makanan agar nutrisi makanan sesuai dengan yang tercantum pada label.

Sementara lingkungan yang lebih baik adalah dampak dari produksi yang lebih baik sehingga menghasilkan lebih sedikit limbah.

"Kalau produksinya baik, hemat, efisien, efektif menghasilkan produk yang sehat tentunya dan dikonsumsi dengan baik. Itu akan juga baik pada lingkungan karena tidak menimbulkan waste," katanya.*

Baca juga: Kunjungi Jawa Barat, Dubes Australia temui pebisnis bahas IA-CEPA

Baca juga: Indonesia terima kedatangan 5 juta dosis vaksin jadi Sinovac
Pewarta : Anita Permata Dewi
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021