Saham di Jerman ditutup datar, indeks DAX 40 naik tipis 0,05 persen

Saham di Jerman ditutup datar, indeks DAX 40 naik tipis 0,05 persen

Grafik indeks harga saham DAX Jerman digambarkan di bursa saham di Frankfurt, Jerman . ANTARA/REUTERS/Staff/aa.

Frankfurt (ANTARA) - Saham-saham di bursa Jerman ditutup datar pada perdagangan Rabu waktu setempat (20/10/2021), sedikit menguat memperpanjang keuntungan hari kedua berturut-turut dengan indeks acuan DAX 40 di Bursa Efek Frankfurt naik tipis 0,05 persen atau 7,09 poin, menjadi menetap di 15.522,92 poin.

Indeks DAX 40 menguat 0,27 persen atau 41,36 poin menjadi 15.515,83 poin pada Selasa (19/10/2021), setelah terkikis 0,72 persen atau 112,89 poin menjadi 15.474,47 poin pada Senin (18/10/2021), dan bertambah 0,81 persen atau 124,64 poin menjadi 15.587,36 poin pada Jumat (15/10/2021).

Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks DAX 40, sebanyak 22 saham berhasil membukukan keuntungan, sementara 18 saham lainnya mengalami kerugian.

Bursa Efek Frankfurt terhitung sejak 20 September 2021 secara resmi memperluas komponen indeks DAX 30 menjadi 40 saham atau menjadi indeks DAX 40.

Perusahaan industri kimia dan farmasi multinasional Jerman Bayer mencatat keuntungan paling banyak (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan nilai sahamnya terdongkrak 1,89 persen.

Disusul oleh saham grup perusahaan energi multinasional Jerman RWE yang terangkat 1,83 persen, dan perusahaan farmasi Merck meningkat 1,54 persen.

Deutsche Boerse Group, kelompok perusahaan penyelenggara pasar untuk perdagangan saham dan sekuritas menderita kerugian paling banyak (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya merosot 2,50 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan produsen mesin pesawat terbang MTU Aero yang kehilangan 2,32 persen, serta perusahaan produsen otomotif multinasional Jerman Volkswagen menyusut 1,67 persen.

Volkswagen adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari, dengan nilai transaksi mencapai 383,86 juta euro (446,16 juta dolar AS).
Pewarta : Apep Suhendar
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2021